Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Perahu Tenggelam Waduk Kedung Ombo

252
Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Perahu Tenggelam Waduk Kedung Ombo
TIM SAR GABUNGAN HENTIKAN PENCARIAN SEMENTARA DI WADUK KEDUNG OMBO
BOYOLALI,banten.indeksnews.com – Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian dua korban kecelakaan perahu tenggelam Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu petang.

Kepala Bidang Darurat BPBD Kabupaten Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo mengatakan bahwa dua korban yang belum ditemukan atas nama Jalal (1) warga Pilangrejo Boyolali dan Nikem Safitri (10), warga Gobrogan. Menurut Kurniawan, Tim SAR sudah melakukan pencarian korban dengan penyelaman dimulai pukul 14.00 WIB serta memperluas jarak hingga kedalaman air di atas 15 meter atau ditambah 10 meter dari sebelumnya.

“Namun, hasilnya belum menemukan kedua korban,” ungkap Kurniawan. Kurniawan menuturkan, Tim SAR gabungan menghentikan pencarian korban sekitar pukul 17.30 WIB, dengan mempertimbangkan stamina para penyelam setelah dilakukan penambahan area dan kedalaman pencarian.

“Kami hentikan dahulu, setelah Shalat Magrib dilakukan evaluasi. Kami setelah Shalat Isya kembali melakukan pencarian korban dengan kegiatan senyap patroli di sepanjang area Kedung Ombo dengan menggunakan perahu karet membawa jaring dan membawa lampu penerangan,” terangnya.

Kurniawan juga menjelaskan jumlah korban kecelakaan tenggelamnya perahu di Kedung Ombo Boyolali tersebut. Menurutnya sudah ditetapkan sebelumnya, sebanyak 9 orang hilang dan tujuh korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami terakhir telah menemukan satu korban atas nama, Destri Pramaswati (8), warga Desa Pilangrejo Kecamatan Juwangi Boyolali, pada pukul 07.15 WIB, dan masih ada dua korban lagi atas nama Jalal (1) warga Pilangrejo Juwangi Boyolali dan Nikem Safitri (10), warga Grobogan yang belum ditemukan,” tuturnya.

Lebih jauh, Kurniawan menyinggung kendala dalam pencarian korban. Beberapa diantaranya kontur danau berbukit, jarak pandang semakin dalam semakin gelap, dan arus bawah tidak ada tetapi banyak tonggak serta jaring keramba.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang

SAR gabungan, lanjutnya, hingga kini mencapai 738 relawan, termasuk keterlibatan spesialis 50 penyelam dengan kedalaman lokasi pencarian sekitar 20 meter ke atas.

“Kondisi danau berpalung sehingga yang direkomendasi penyelam A2, artinya yang mempunyai spesifikasi kedalaman penyelam 20 meter ke atas,” katanya.

Dikutip dari Antara, sebelumnya SAR gabungan pada Minggu menemukan satu jenazah korban kecelakaan perahu di Waduk Kedung Ombo, sehingga jumlah korban ditemukan seluruhnya menjadi tujuh orang.

Dalam keterangannya, AKBP Morry Ermond, Kepala Polres Boyolali mengatakan bahwa korban kecelakaan perahu yang ditemukan pada Minggu pukul 07.15 WIB bernama Destri Pramaswati (8), warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

“Setelah ditemukan, jenazah korban kecelakaan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Waras Wiris Andong Boyolali untuk diidentifikasi,” ungkap Morry.

Artikel sebelumyaFirdaus Ketua Umum SMSI : Kecam Aksi Barbar Israel, Jangan Dibiarkan
Artikel berikutnyaPolda Banten : Sat Polair Polres Pandeglang Teriak-teriak Untuk Tutup Pantai, Tidak Ada Banana boad Yang Disita