LKN Lembaga Kajian Nawacita Jalin Kerjasama Bisnis Dibidang Perikanan Dengan Tiongkok

316
LKN Lembaga Kajian Nawacita Jalin Kerjasama Bisnis Dibidang Perikanan Dengan Tiongkok
kapal ikan tiongkok foto BIN
JAKARTA, banten.indeksnews.com- LKN Lembaga Kajian Nawacita pada hari ini menandatangani perjanjian kerja sama kemitraan bisnis perikanan, dengan pebisnis asal Tiongkok.

Penandatanganan tersebut berlangsung antara Budi Utama, dalam kapabilitasnya selaku Ketua Komite Khusus Sektor Keuangan (KKSK) Lembaga Kajian Nawacita, dengan pebisnis asal Taiwan yakni Lai Chun Wen. Ketua Umum LKN, Samsul Hadi, hadir juga turut menyaksikan penandatangan kerjasama dalam acara tersebut. pada Senin 17 Mei 2021.

Ketua Umum LKN Samsul Hadi hadir juga turut menyaksikan penandatangan kerjasama FT BIN
Ketua Umum LKN, Samsul Hadi, hadir juga turut menyaksikan penandatangan kerjasama FT BIN

Dalam penjelasan tertulis yang diterima hari ini, dipaparkan bahwa kerja sama LKN dengan Pebisnis Tiongkok tersebut mencakup sejumlah hal.

Yakni tentang penyiapan data-informasi tentang proyek perikanan yang membutuhkan dana/investasi, yang berasal dari swasta atau pun pemerintah Indonesia. “Hal ini dilakukan oleh Lembaga Kajian Nawacita ,” kata Budi Utama.

Perjanjian tersebut juga mengatur tentang peran pebisnis Taiwan dan Tiongkok tersebut. Yakni, mengundang calon investor agar dapat melakukan investasi dengan penempatan uang masuk ke Indonesia. Tujuannya untuk membiayai proyek dalam bidang perikanan dan kelautan. Dan segala hal yang terkait dengan budi daya industri perikanan dan kelautan.

Keterangan tertulis tersebut menjelaskan bahwa perjanjian tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani. Serta dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama.

Samsul Hadi mengatakan, “Wilayah yang dicakup dalam perjanjian kerjasama kemitraan ini meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

”Dengan adanya perjanjian bisnis kemitraan ini semoga hubungan kedua negara selalu terjalin erat, Lembaga Kajian Nawacita dan Tiongkok dikemudian hari tidak hanya kerjasama di bidang perikanan saja kemungkinan akan ada kerjasama kerjasama dibidang lainnya,”pungkas Samsul Hadi.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi
Artikel sebelumyaDPM-Desa DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lakukan Monitoring: Isolasi Mandiri, Lolos Penyekatan Mudik, 1.487 Orang Di Jabar
Artikel berikutnyaIndomaret Mau Diboikot Buruh, Berapa Jumlah Saham Konglomerat Anthony Salim di Pesaing Alfamart Itu?