Awas Teror Dugaan Penipuan Tagihan Pinjaman Online Menghampiri Anda, Segera Laporkan!

298
KAB.SUKABUMI,banten.indeksnews.com-Teror penipuan mengaku dari depcolektor penagihan pinjaman online meneror korbannya. Kali ini seorang guru bernama Reni Novita (43) warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaku jadi korban teror dugaan penipuan penagihan pinjaman online.

Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Nagrak Resort Polres Sukabumi, IPTU Teddy Armayadi membenarkan, kasus dugaan teror penipuan penagihan pinjaman online yang tengah ditangani Kepolisian Sektor Nagrak.

“Ya benar, kami telah menerima laporan dari korban bernama Reni yang berberprofesi guru, beliau datang melapor ke polsek kami beberapa waktu lalu, dengan beberapa bukti terkait teror penipuan penagihan pinjaman online yang dialami. Korban mengaku telah diancam, dimintai sejumlah uang dengan modus penagihan pinjaman online,” ujar Teddy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, Rabu (19/5/21)

Korban Reni Novita yang berdomisili warga Perum Taman Lestari RT 03/011, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, diminta peneror untuk membayar sejumlah uang dengan paksa dan ucapan kasar. Peneror mengklaim korban itu memiliki tagihan pinjaman online.

 

Teror
Foto : Korban didampingi keluarga saat melaporkan kasus Teror Pinjaman Online yang mengancam korban.

“Menurut pengakuan korban, tidak pernah memiliki pinjaman secara online di aplikasi mana pun. Karena tertekan dan keras diancam, koban akhirnya melaporkan dugaan penipuan pinjaman online ke Polsek Nagrak,” jelas Teddy.

Atas teror tersebut, korban mengaku shok dan ketakutan atas ancaman teror tersebut, pelaku yang hingga kini masih misterius dan masih penyelidikan pihak kepolisian, juga mengancam untuk menyebar foto bugil korban yang ternyata hasil editan pelaku.

“Kami tengah berkoordinasi dengan pihak intansi terkait dibilang telekomunikasi, guna melakukan pelacakan terhadap nomor yang digunakan pelaku untuk melancarkan teror dugaan penipuan pinjaman online yang jadi modus operandinya,” tandasnya.**

"Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1442 H"

Artikel sebelumyaSultan B Najamudin : DPD RI Desak KPK Tuntaskan Dugaan Kasus Korupsi Bansos, Jangan Terganggu Kisruh Penonaktifan 75 Pegawai KPK
Artikel berikutnyaDPP GOIB Soroti Kisruh Masuknya TKA China Ditengah Kebijakan Larangan Mudik, Berikan Kesempatan Pekerja Lokal Dong!