Bupati Bogor Tinjau Korban ,Beberkan Penyebabnya Banjir Bandang Cigudeg

58
Bupati Bogor Tinjau Korban ,Beberkan Penyebabnya Banjir Bandang Cigudeg
Bupati Bogor, Ade Yasin saat tinjau lokasi banjir
BOGOR, banten.indeksnews.com- Bupati Bogor Tinjau Rumah warga yang rusak terdampak banjir bandang di Desa Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/5/2021). Menurut data BPBD Kabupaten Bogor sebanyak 1.211 warga Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg menjadi korban terdampak bencana banjir bandang Sungai Cidangdeur yang terjadi pada Senin (17/5), jumlah tersebut berasal dari 362 Kepala Keluarga (KK) di sembilan RT dari empat RW yang dilintasi banjir bandang.

Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang di Kampung Kadaung Hilir, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg pada Senin,(17/5/2021). Menurutnya, peristiwa tersebut disebabkan jebolnya tanggul air Sungai Cidangder.

“Karena debit air yang cukup tinggi jadi masuk ke pemukiman warga, jadi jebol tanggul itu di pinggir sungai,” ungkap Bupati Bogor  kepada media, Rabu (19/5/2021).

banir bandang cigudeg
banir bandang cigudeg

Hal itu, lanjut Ade Yasin, diperparah dengan kondisi sungai yang semakin dangkal. Kedepan, pihaknya akan menerjunkan dinas terkait untuk pembangunan tanggul baru.

Tak hanya itu, normalisasi sungai juga akan dilakukan guna mencegah terjadinya kembali hal serupa. “Pengerukan sungai rasanya juga perlu dilakukan supaya tidak terjadi lagi, dan masalah utamanya di aliran sungai,” tegas dia.

Menurutnya, selain ke Desa Rengasjajar, jajarannya juga akan meninjau ke Desa Tegallega yang turut terdampak banjir bandang tersebut. Untuk sementara, masih Ade Yasin, kebutuhan korban bencana bakal dicover Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan bantuan pokok lainnya seperti air bersih telah disalurkan.

“Yang terdampak cukup banyak hampir sekitar 300 KK, tetapi tidak ada korban jiwa, hanya mungkin kaget, demam, tetapi kita sudah siapkan tenaga medis untuk terus meninjau kesehatannya,” tuturnya.

Meskipun begitu, dirinya memastikan tidak ada warga yang harus direlokasi dari bencana tersebut. “Situasinya masih terkendali akan tetapi yang terdampak akan diungsikan terlebih dahulu, untuk kestabilan tanahnya masih bagus hanya sungainya yang harus dibenahi,” tukasnya.

BACA JUGA:  Yardin Zulkarnain: PT. PITS Kandidat Untuk Komisaris Ada Pemikirannya sangat Cerdas Dan Ada Kandidat Keuangan Ada Yang Sangat Religius.

Komariah (55), salah satu korban mengaku telah kehilangan hampir seluruh barang berharganya akibat musibah tersebut. Sampai saat ini pun, dirinya bersama keluarga masih merasa trauma akan terjadinya lagi banjir susulan. “Baru pertama kali banjir sebesar kemarin, sampai sekarang masih bersih-bersih rumah banyak lumpur,” tandasnya.