DPP GOIB Soroti Kisruh Masuknya TKA China Ditengah Kebijakan Larangan Mudik, Berikan Kesempatan Pekerja Lokal Dong!

KAB.SUKABUMI,banten.indeksnews.com-Komando Inti DPP Gerakan Ormas Islam Bersatu (GOIB) Sukabumi Raya, Ahmad Hilal menyoroti viralnya ratusan TKA China yang dikabarkan masuk ke Indonesia di masa kebijakan larangan mudik lebaran 2021 yang diberlakukan pemerintah, Rabu (19/5/21).

Ahmad Hilal atau yang kerap disapa Bang Jhos turut meminta penjelasan terbuka dari pemerintah dan disampaikan ke publik, terkait informasi masuknya TKA China tersebut ditengah larangan mudik diberlakukan.

“Selaku rakyat yang cinta terhadap ketegasan fitur Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta kepada pemerintah untuk menyetop masuknya TKA China ke Indonesia, jangan sampai ini jadi pergunjingan tak rasional ditengah rakyat dan publik, saya yakin pak Jokowi tidak akan memberikan hal tersebut terjadi, pasalnya ini bakal menurunkan ektabilitas pak Jokowi dimata rakyat ditengah kondisi pandemi Covid-19,” tegas Bang Jhos, kepada indeksnews.com, Rabu (19/5/21).

Menurut Info yang beredar dipublik maupun media sosial yang terus dipergunjingkan, kedatangan TKA China sebagai banyaknya proyek investasi di Indonesia yang membutuhkan tenaga kerja dari negeri tirai bambu tersebut.

TKA China
Foto Istimewa : Komando Laskar DPP GOIB Ahmad Hilal, ke-tiga dari kanan, saat foto bersama anggota pengurus inti DPP.

“Seharusnya pemerintah lebih peka dan menunjukkan keberpihakan terhadap buruh-buruh lokal yang sudah menderita karena pandemi Covid-19 dan upah maupun tunjangan hari raya juga tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan tidak ada pemerataan. Ini harus diperhatikan dan diluruskan, jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini,” tegas Bang Jhos.

Dengan info masuknya ratusan warga negara China ke Indonesia di tengah larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H/2021, wajar mencuat dan menjadi sorotan publik. Dalam isu tersebut, Bang Jhos menyayangkan bila mereka benar masuk secara ilegal untuk dipekerjakan di proyek strategis nasional tanpa melihat potensi pekerja lokal.

“Indonesia khusus Sukabumi Jawa Barat sendiri kini sedang menghadapi wabah Covid-19 yang belum selesai. Bila Presiden Jokowi memiliki kebijakan dan fokus terhadap nasib pekerja lokal, sudah selesai bisa dipikirkan lagi soal TKA asal China itu. Kualitas pekerja lokal tidak kalah dengan pekerja asal negara tirai bambu China,” celoteh Bang Jhos.

Menurut Bang Jhos, tentu Informasi masuknya TKA asal China sangat disayangkan. Dampak protes dan penolakan masyarakat yang dituangkan dalam tulisan media sosial maupun publik terus dilontarkan dengan berbagai celotehan dan kritikan, ada juga rakyat yang menganggap seakan kritikan disampaikan tidak didengar oleh pemerintah.

“Semakin ditolak keberadaan atau kedatangan pekerja TKA asal China yang masuk ke Indonesia. Berdasarkan pemerhati kebijakan publik, malah terpantau semakin banyak yang datang. Bahkan, sekali penerbangan atau sekali datang bisa membawa ratusan TKA, ini harus diantisipasi agar tidak jadi polemik ditengah sudut pandang masyarakat. Elok kasih kesempatan untuk tenaga pekerja lokal, itu lebih bijak menurut saya sebagai rakyat jelata,” tungkas Bang Jhos.**

Iklan

Iklan

-
Artikel sebelumyaAwas Teror Dugaan Penipuan Tagihan Pinjaman Online Menghampiri Anda, Segera Laporkan!
Artikel berikutnyaHabib Rizieq Dituntut 10 Bulan Penjara dan Denda Subsider 50 Juta, Dalam Pelanggaran Kerumunan di Megamendung Bogor