Dua Warga Tangsel Terpapar Covid-19 Nyaris Terlantar, SP : Kami Tak Di Respon

245
Dua Warga Tangsel Terpapar Covid-19 Nyaris Terlantar, SP : Kami Tak Di Respon
covid 19
TANGSEL,banten.indeksnews.com- Dua Warga Tangsel, Warga asal Ciater Barat Tangsel SP (30)  mengeluhkan kinerja tim kesehatan serta layanan kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19 di Kota Tangerang Selatan.

Buruknya sistem pelayanan kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19 di Tangsel, diutarakan SP, SP dan istri dua warga Tangsel  setelah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan di Rumah Sakit swasta.

Tak hanya itu, SP pun sedang memiliki isteri yang tengah hamil besar juga terpapar covid-19.dua warga Tangsel namun berlainan rumah sakit perawatan ini sangat sedih ” Saya hanya bisa memonitoring kondisi isteri melalui aplikasi pesan whatsap,”beber SP kepada wartawan melalui selulernya, Selasa (18/5/2021)

Dijelaskan SP Istrinya pun positif dan dia tak bisa menolong karena dirinya tengah di rawat di RS Pena 98 Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pasca di rujuk RS. Rist Hospital Serpong

SP geram dengan sikap dinkes dan satgas covid-19 Kota Tangsel,” Saya gak bisa bantu istri! sampai istri di bawa saudara ke RS. Rist Hospital. Gak ada ambulans. Ga ada bantuan sama sekali dari dinas kesehatan Tangsel dan nyaris terlantar,” ungkap SP

” Tak ada tindakan apapun dari satgas covid 19 Tangsel terkesan lepas tangan begitu juga dengan Dinkes Tangsel” keluh SP

SP bersyukur berkat kutak katik Handphonenya, Dia berusaha minta tolong kesana kemari,” Alhamdulillah, Istri selamat dan anak bayi dalam kandungannya lahir selamat tanpa terpapar covid-19,” terang SP

SP applaus untuk kesigapan RS Pena 98 Gunung Sindur yang berhasil menyelamatkan nyawa jabang bayi dan isterinya,” Terimakasih dokter dan perawat RS Pena 98 untuk semuanya”, tandas SP

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang
Artikel sebelumyaManajemen PT Gaya Remaja Industri Dorong Penegak Hukum Bongkar Penggelapan Uang Perusahaan hingga Tuntas
Artikel berikutnyaPembelajaran Online Hampir Setahun Disdik dan Kebudayaan Tangsel: Siswa Mudah Bosan dan Depresi