Berandalan Motor Meresahkan, MUI dan Ormas Islam Geram, Polres Sukabumi Kota Siap Obrak Abrik

232
SUKABUMI, banten.indeksnews.com- Guna mencegah meluasnya aksi berandalan motor atau geng motor yang kerap meresahkan masyarakat di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengingatkan tidak akan segan-segan sikat pelaku geng motor yang meresahkan.

Hal tersebut dilontarkan AKBP Sumarni disela menghadiri acara rapat kordinasi dan deklarasi monolak berandalan motor di Sukabumi, kegiatan tersebut di gelar unsur MUI Kabupaten Sukabumi, Baznas, Perwakilan Ormas Islam, Perwakilan MUI Kacamata dan para tokoh ulama di Kabupaten Sukabumi, di Gedung Islamic Center, Desa/Kecamatan Cisaat, Minggu (23/5/21).

“Ya, keberadaan berandalan motor atau geng motor belakang ini kerap meresahkan masyarakat. Untuk itu jajaran aparat Polresta Sukabumi Kota terus menggiatkan patroli dan operasi kesejumlah daerah titik rawan berendalan motor diwilayah Kota Sukabumi siang bahkan malam hingga dini hari,” kata AKBP Sumarni.

Hal itu dilakukan agar berbagai bentuk kriminalitas yang dilakukan oknum berandalan motor tidak kembali terjadi dan bisa secara dini diantisipasi. Seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Cireunghas, dimana seorang ibu jadi korban kebrutalan gerombolan bermotor.

“Untuk mencegah makin beringasnya pelaku geng motor diwilayah Kota Sukabumi, kami akan terus intensifkan operasi dilapangan dan mengajak semua unsur masyarakat, ormas Islam, MUI untuk berkerja sama menolak keberadaan berandalan bermotor di Sukabumi,” tegas AKBP Sumarni.

Menurut Sumarni saat ini disejumlah daerah tersebut merupakan peta rawan kriminalitas para pelaku geng motor. Para pelaku yang dikenal sadis, bahkan tidak segan-segan melukai korban yang tidak berdosa. Setiap melakukan aksinya mereka biasa berkelompok serta dilengkapi senjata tajam (sajam).

“Oleh sebab itu, aktivitas para geng motor sudah sangat meresahkan dan harus ditindak tegas, untuk itulah kita harus bersatu dan bersinergi dalam hal memerangi kebrutalan berandal bermotor atau geng motor,” seloroh Sumarni.

Guna mencegah adanya pelaku geng motor meresahkan, kata dia, pihaknya telah menurunkan petugas Resor hingga Polsek Polsek untuk melakukan patroli rutin serta operasi secara stasioner khususnya dititik-titik zona rawan. Patroli lebih ditingkatkan menjelang malam dini hari apalagi malam weekend pada hari sabtu dan minggu.

“Biasanya para pelaku geng motor kerap berkumpul disejumlah titik strategis untuk melakukan aksinya. Sebab itu, petugas terus diintensifkan untuk memantau setiap pergerekan mereka,” papar Sumarni.

Pihaknya pun sendiri, kata dia, tidak mau kecolongan disana sini ada korban keberingasan para pelaku geng motor. Usaha mencegahnya yang paling epektif ialah dengan cara secara mobile melakukan patroli dan operasi diseluruh titik keberutalan geng motor itu.

“Dengan begitu berbagai keberutalan para pelaku geng motor diwilayah hukum Sukabumi Kota bisa cepat dicegah dan diminimalisasi, ” katanya.

Pihaknya pun tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas para pelaku geng motor yang kerap meresahkan masyarakat tersebut. Para pelaku geng motor akan dikensaksi sanksi yang berlaku. Bahkan pelaku yang nekad melakukan aksinya dengan melukai korban yang tidak berdosa, mungkin saja bisa dilakukan penembakan ditempat.

“Yang pasti kita akan tindak tegas. Tak akan ada kompromi kita sikat, tidak sedikitpun bagi oknum geng motor yang meresahkan masyarakat untuk diberikan ruang. Saya instruksikan untuk tembak di tempat,” tegas Sumarni.

AKBP Sumarni diakhir memberikan sambutannya mengimbau masyarakat terus mewaspadai segala aksi kriminalitas yang dilakukan para pelaku geng motor. Bila ada oknum geng motor yang mencurigakan dan meresahkan bisa secepatnya menghubungi petugas di nomor telepon 110, petugas terdekat diwilayah akan terjun.

“Kami pun sudah pasti bakal segera turun tangan dan memberikan efek jera kepada pelaku geng motor yang meresahkan tersebut,” tandas Sunarni.**

Artikel sebelumyaPuluhan Warga Baduy Datangi Pendopo Pandeglang, lakukan Tradisi Seba
Artikel berikutnyaDua Gempa Bumi Guncang Pandeglang Banten Diguncang Gempa 9 Kali, Warga Sempat Panik Berhamburan Keluar Rumah!