Ada Wahidin Di Balik Bancakan Korupsi Dana Hibah Pondok Pesantren Di Banten?

345
Ada Wahidin Di Balik Bancakan Korupsi Dana Hibah Pondok Pesantren Di Banten?
Gubernur Banten Wahidin Halim ft istw
SERANG,banten.indeksnews.com – Ada Wahidin di balik Korupsi Dana Hibah Pondok Pesantren di Banten ini masih harus ditelusuri  Tersangka IS, Mantan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten siap bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren. Termasuk, peran Gubernur Banten Wahidin Halim dalam penyaluran dana yang dinilai langgar aturan.

“Apakah Ada Wahdin ,Dia akan membongkar ini semua sampai tahapan-tahapannya bagaimana, dalam berita acara pemeriksaan dan pengadilan dia nanti,” kata kuasa hukum IS Alloy Ferdinan, Kamis (27/5/2021).

Dia mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permintaan sebagai justice collaborator guna membantu Kejati Banten dalam mengungkap kasus korupsi. Klien tersebut akan mengungkapkan semua fakta dan data yang ia ketahui tentang dana hibah pondok pesantren yang saat ini bermasalah kemana saja alirannya dan apakah ada Wahidin  dalam peranya .

Tersangka IS Mantan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten
Tersangka IS, Mantan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten

“Biar masyarakat Banten tahu dan Pak Irfan (IS) juga mau supaya ini terang benderang dan supaya dana hibah dikemudian tidak ada lagi pemotongan dan pelanggaran,” katanya.

Dia pun menyinggung soal tanggapan Wahidin Halim yang menyatakan sebagai pimpinan dirinya sudah sesuai aturan hukum yang berlaku soal penyaluran hibah, namum, dia heren pelaksanaan sudah melampaui batas tapi tetap saja program itu dipaksakan untuk dilaksanakan.

“Kalau aturan sudah jelas kenapa mesti dilanggar artinya ini ada tanda petiknya dan itu yang akan kami buka,” katanya.

Kliennya pun mengaku pernah mengirim nota dinas berkaitan untuk penggaran dana hibah ponpes 2020 isinya minta dianggarkan di tahun berikutanya tapi tidak direspon oleh Gubernur Banten.

“Pak irfan merasa saya tidak bersalah saya hanya melaksanakan tugas saya sebagai kepala biro dan saya sudah kasih lampu-lampunya,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang

Diketahui, IS salah satu orang yang ditetapkan tersangka oleh Kejati Banten bersama empat tersangka lain berinisial ES, AS dan AG. Mereka adalah honorer di Kesra Banten dan pengurus salah satu ponpes di Pandeglang. Kemudian TS selaku mantan pejabat Kesra Provinsi Banten.

Wahidin Halim Persilahkan Kejati Banten Periksa Potongan Dana Hibah Pondok Pesantren

Sedangkan Gubernur Banten Wahidin Halim berkomitmen untuk tak ikut campur pengusutan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Banten terkait potongan dana hibah pondok pesantren.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan dirinya menghormati proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Banten terkait Dana Hibah Pondok Pesantren.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur dalam konferensi pers bersama wartawan di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Ahmad Yani No. 158, Kota Serang.

Dalam kesempatan itu, Wahidin menjelaskan mekanisme proses pemberian dana hibah baik untuk pondok pesantren maupun dana hibah lainnya.

Dijelaskan, secara administratif pemberian dana hibah yang diatur dalam Perda Pemberian Dana Hibah Pondok Pesantren, tidak ada persoalan.

Artikel sebelumyaNelayan Margasari Cilegon Terpeleset Jatuh Kelaut Hingga kini Belum Ditemukan
Artikel berikutnyaBank Banten Kelola RKUD Provinsi Banten, Setelah Berstatus Bank Sehat