Masjid Ar Rahman BSD Akan Hilang Berganti Wajah Menjadi Islamic Center, Begini Kata PKL 

92
Masjid Ar Rahman BSD Akan Hilang Berganti Wajah Menjadi Islamic Center, Begini Kata PKL
TANGSEL, banten.indeksnews.com- Masjid Ar Rahman BSD yang akan berganti wajah dalam waktu dekat menjadi Islamic Center Kota Tangerang Selatan dipilihnya lokasi ini karena berada tepat pada jantung Kota dimana sangat strategis.

Pantauan awak media saat ini sedang pelaksanaan penghapusan di sekitaran wilayah Masjid Ar Rahman BSD hingga satu minggu ke depan, Sementara pelaksanaan dilakukan oleh PT Pulau Intan Kota Tangerang Selatan sebagai kontraktor

Menurut salah satu pelaksana yang namanya minta di samarkan Adul kepada wartawan menjelaskan bahwa pembangunan kawasan islamic center ini menelan anggaran hingga 35 miliar rupiah sekarang dalam proses pembongkaran Masjid Al Rahman BSD . ” Kalau proyek barunya sebesar 34 atau 35 Miliar ya sekitar itu, di biayai oleh pemda ini bukan orang per orangan,” jelas Adul, Sabtu (29/5/2021).

Menurut Adul lahan yang terpakai sebanyak 7000 meter. dan dikerjakan oleh PT Pulau Intan asal Bandung sebagai pemenang tender dari pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

Pembangunan kawasan Islamic Center tidak sepenuhnya mendapatkan angin segar bagi para pedagang kaki lima yang sejak lama berada di kawasan Masjid yang berlokasi di BSD ini (d/h Islamic Center) sebelumnya.

Diantaranya pedagang yang biasa di sebut Mboru pedagang es yang meminta jika wajah masjid ini berganti Islamic Center tidak terjadi relokasi bagi para PKL ( Pedagang Kaki Lima.red)

” Ya baguslah menjadi kawasan yang islami dan nyaman buat berdagang nantinya,” harapannya

Dirinya berdagang bersama belasan pedagang kaki lima di kawasan Masjid ini sejak tahun 2008 dan melihat langsung perkembangan wajah di kawasan perumahan BSD sebelum adanya gedung BPN ( Badan Pertanahan Nasional) Kota Tangerang Selatan dan terminal angkutan kota yang dibangun oleh dinas perhubungan yang hingga kini belum diaktifkan

BACA JUGA:  ST Burhanuddin Jaksa Agung Akan Usut Laporan Skandal Impor Emas Rp 47,1 T

” Kami hanya meminta usaha ini di kawasan islamic center nantinya bisa meningkatkan ekonomi warga kecil seperti kami,” terangnya