PT PITS Kota Tangerang Selatan Memanggil Profesional Dan Berintegritas

73
PT PITS kota Tangerang Selatan Memanggil Profesional Dan Berintegritas
Yardin Zulkarnaen motor penggerak Cipasera

TANGSEL,banten.indeksnews.com- PT PITS Mencuat kembali persoalan baru adanya kekosongan kursi direktur BUMD Tangerang Selatan,  pasalnya sepeninggal Ruhamaben dan satu kursi Komisaris tengah di godok beberapa nama yang diharapkan mampu bekerja secara profesional dan bukan legislasi karbitan yang memaksakan diri menjabat Direktur atau pun Komisaris BUMD Kota Tangerang Selatan.

Banyak pemerhati bahkan aktifis Cipasera beranggapan kepemimpinan yang lama gagal dalam pengelolaan BUMD Tangsel sejak pertama terbentuk bahkan dianggap membuang banyak anggaran daerah PT PITS itu.

Salah satu sumber internal PT PITS dan minta disamarkan namanya menyebutkan kekosongan kursi di tubuh PT PITS mesti ditempati oleh para calon yang memiliki kemampuan dalam pengelolaan air minum bersih milik pemerintahan Kota Tangerang Selatan dan berintegritas

” Sampai saat ini, tim panitia seleksi (Pansel) sama sekali belum mengumumkan nama nama yang mendaftar untuk mengisi kursi kekosongan Direktur Keuangan dan Komisaris PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan , ” ucap Yardin Zulkarnaen motor penggerak Cipasera (d/h Tangerang Selatan), Selasa 1 Juni 2021.

Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Nomor 500/033-Pansel/2021 tentang hasil Seleksi Administrasi Pengisian Jabatan Komisaris dan Direksi pada PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan , beberapa nama yang lolos seleksi untuk jabatan Komisaris antara lain, Chaerudin, Maryono, Yusi Imam Mahendra, Winny Septiana Sari, dan Susanto.

Sementara nama-nama yang lolos seleksi untuk posisi Direktur Keuangan antara lain, Agus Pramono, Agus Supadmo, Buchori Muslim, Dian Yunita Dewi, dan Muhammad Iqbal Prayoga.

“Orang yang terpilih nanti harus berdasarkan kemampuan dan integritas, bukan lagi dikotonomi balas jasa nanti malah menjadi boomerang,” jelas Yardin biasa di sapa awak media

Dia menegaskan, panitia seleksi juga harus bekerja secara profesional dan transparan dalam menjaring profesional di jajaran komisaris dan direksi BUMD Tangsel tersebut.

BACA JUGA:  Sekda Nias Utara Lagi Asyik Konsumsi Narkoba Dengan Sejumlah Wanita Ditangkap Polisi

“Bahwa ada kekosongan dalam jajaran Direksi PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan , dan orang-orang yang masuk ke dalam nominasi haruslah orang-orang yang memang menguasai permasalahan” imbuhnya.

PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan yang baru diharapkan dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan daerah, yang sejak berdiri pertama kali hingga saat ini tidak pernah mendatangkan keuntungan sama sekali

“Dimana-mana namanya BUMD ya harus ada untung, kalau tak ada untung berarti tak ada kerja dan tidak pernah menghasilkan apa apa disitu tandanya tidak profesional atau bahkan BUMD bisa disalah manfaatkan,” katanya

“Kami berharap yang akan mengisi jabatan itu orang orang yang profesional dan berintegritas.” tegas Yardin

Sebelumnya PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan  diketahui adalah BUMD Kota Tangerang Selatan yang telah menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih 88 Miliar yang diberikan secara bertahap sejak 2014

Banyak masyarakat mempertanyakan, progres penyertaaan modal PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan yang dipimpin Dudung E Diredja cs dengan anggaran sebesar itu semestinya APBD  kota Tangsel sudah terdongkrak dengan adanya BUMD atau  PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan namun hingga kini nihil prestasi

“Jangan cuma menyerap anggaran untuk modal saja, tapi harus bertanggung jawab juga dengan pertumbuhan APBD,” terang Yardin