Heri Gunawan : Dorong Platform Digital Untuk Permudah Pemasaran Produk Unggulan UMKM

186
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan meyakini Pengembangan Ekonomi dan Keuangan, melalui Digital Platform bisa mempermudah pemasaran produk unggulan daerah.

Heri Gunawan mengaku yakin, hal ini juga akan mendekatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pembelinya. Sehingga diharapkan Supply and Demand kembali bergairah.

“Motifnya tetap pertumbuhan ekonomi, dimana salah satu pendorong untuk tumbuhnya dan berkembangnya ekonomi dan keungan tidak terlepas dari dukungan para pelaku UMKM,” ujar Heri Gunawan Legislator besutan Partai Gerindra, Kamis 10 Juni 2021.

Dikutip dari website resmi Heri Gunawan, Hergun menuturkan pelaku UMKM memiliki pangsa pasar sekitar 62,9 juta unit atau 99 persen dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia dan menyumbang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60 persen.

“Selain itu UMKM mampu menyerap 97 persen tenaga kerja bahkan, relatif mampu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19,” tutur Hergun.

Terkait itu, lanjut Hergun Bank Indonesia (BI) dan OJK sebagai Komite Stabilitas Sistem Keuangan memiliki peranan strategis dalam menggenjot UMKM, melalui berbagai program unggulan seperti digitalisasi, relaksasi restrukturisasi kredit, subsidi bunga hingga penjaminan.

“Nah, ini (digitalisasi) yang dijajaki Pemda Jabar dan ini terbukti bisa menghasilkan terobosan terobosan baru, dimana banyak pelaku UMKM yang tadinya belum naik kelas bisa menjadi naik kelas. Yang tadinya belum melakukan ekspor sekarang bisa melakukan ekspor,” terang Hergun.

Diperkirakan ada sebanyak 132 UMKM di Jawa Barat, memiliki potensi ekspor pada produk aksesoris, batik, fesyen, makanan dan minuman olahan.

‘Untuk mendorong ekspor, Pemprov Jawa Barat juga melakukan kerja sama Free Trade Agreement Center untuk layanan edukasi hingga advokasi guna memperbaiki akses pasar,” jelas Hergun.

Hergun selanjutnya juga mendorong OJK l, guna memastikan apakah penyaluran KUR dan berbagai program stimulus lainnya sudah tepat sasaran dan sesuai target.

“Sisi lain ada juga kredit usaha mikro tanpa agunan non-KUR, mungkin akan lebih baik jika ini juga turut disalurkan,” imbuh Legislator Dapil Jawa Barat IV itu.

Selain kemudahan dalam akses keuangan, Hergun mengingatkan agar pelaku usaha kecil menengah (UMKM).diberikan pendampingan dalam memasarkan produknya.

“Jangan sampai nasabah sudah diberikan restrukturisasi tanpa ada dukungan. Kalau mau membantu UMKM, sebaiknya kita bantu dari hulu ke hilir,” tandas Hergun.*

Iklan

Artikel sebelumyaRita Juwita Akhirnya Diserok Kejaksaan Negeri Tangsel Dalam Kasus Dana Hibah KONI Tangsel
Artikel berikutnyaSat Narkoba Polres Sukabumi, Bekuk Pengedar Ganja Beserta.1.228 gram