Pangkalan TNI AL Banten Sarankan Aset Negara dengan Menggagalkan Penyelundupan 7,8 Milyar Baby Lobster

Pangkalan TNI AL Banten Sarankan Aset Negara dengan Menggagalkan Penyelundupan 7,8 Milyar Baby Lobster
kegiatan jumpa pers di Pangkalan TNI AL BANTEN
CILEGON,banten.indeksnews.com – Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten Komandan Kolonel Laut (P) Budi Iryanto, M.Tr. Hanla menggelar jumpa pers, Rabu (09/06/2021) di halaman Mako Lanal Banten terkait keberhasilan Lanal Banten dalam mengungkap dan menggagalkan upaya penyelundupan Benur (Baby Lobster) oleh Tim Satgas Wanara Sakti 21 dan Satgas Gabungan.

Dalam keterangannya saat jumpa pers di Pangkalan TNI AL, Komandan Lanal Banten menyampaikan bahwa hasil dari pemeriksaan Tim Satgas Wanara 21 pada saat penangkapan, Baby Lobster tersebut diduga akan diselundupkan ke Vietnam melalui Pulau Sumatera. Kegiatan penyelundupan Baby Lobster tersebut diduga melanggar UU 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU no 31 2004 tentang Perikanan dan UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Dikatakan, penangkapan tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan tim Satgas Wanara Sakti 21 Lanal Banten dan Satgas Gabungan yang pada hari Rabu, 09 Juni 2021 pukul 05.00 WIB dini hari di Tolgate Pelabuhan Reguler ASDP Merak Banten mendapati sebanyak 14 Kotak styrofoam berisi Baby Lobster di dalam kendaraan minibus pribadi dengan rincian 13 bok (78.896 ekor) jenis Pasir dan 1 box (1.075 ekor) jenis Mutiara dengan total keseluruhan 77.971 ekor Baby Lobster dengan total kerugian negara mencapai Rp. 7,8 Milyar. Ini Merupakan Tangkapan terbesar di Pangkalan TNI AL dengan Satgas Gabungan .

Selanjutnya pelaku dan barang bukti langsung diserahkan ke Polda Banten untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yang sebelumnya telah diadakan koordinasi dengan Pihak Polda Banten dan Balai Karantina Ikan Cilegon.

Digelarnya jumpa pers atas keberhasilan Lanal Banten ini merupakan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. yang disampaikan melalui Pangkoarmada I dan diteruskan Danlantamal III melalui Lanal Banten.

Sesuai dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa kegiatan penangkapan dan penyelamatan Baby Lobster ini merupakan implementasi dari Perintah Harian Kasal yang menerangkan bahwa Prajurit TNI AL harus selalu menjaga kepercayaan Negara melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, Bangsa dan Negara khususnya dalam menjaga dan melestarikan bahari Nusantara laut Indonesia.

kegiatan jumpa pers tersebut dihadiri Walikota Cilegon H. Helldy Agustian, S.E., S.H., M.H., Perwakilan Dirkrimsus Polda Banten, Perwakilan Dirpolairud Polda Banten, Perwakilan Kapolres Cilegon, Kepala Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dan perwakilan Polsek Merak beserta beserta awak media.

-
Artikel sebelumyaBupati Cianjur Deal, Keluarkan Surat Edaran Larangan Pesta Pernikahan
Artikel berikutnyaRita Juwita Akhirnya Diserok Kejaksaan Negeri Tangsel Dalam Kasus Dana Hibah KONI Tangsel