Sejumlah Mcdonald’s di Kota Bandung, Disegel Satpol PP Atas Pelanggaran Prokes Memicu Kerumunan

134
BANDUNG, banten.indeksnews.com-Sejumlah Gerai Mcdonald’s di Kota Bandung, Jawa Barat, disegel Pemeritah Kota (Pemkot) Bandung, karena kasus timbulkan kerumunan ditengah Pandemi Covid-19, Rabu 9 Juni 2021.

Informasi yang dihimpun, penyegelan Gerai Mcdonald’s oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dibantu pihak Kepolisian, diantaranya Gerai McDonald’s di Jalan Buah Batu, Kopo Mas, dan Cibiru. Selain itu, petugas juga menutup dua gerai McDonal’s lainnya, dengan pelanggan memicu Kerumunan.

Tindakan tegas sanksi penutup sementara sejumlah Gerai McDonal’s di Kota Bandung, itu diambil akibat munculnya kerumunan di gerai-gerai makan siap saji tersebut,” kata Idris Kuswandi, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung, dilansir Ayobandug,com.

Mcdonald's
Foto Adzi Ojol : Gerai Mcdonald’s di Kota Sukabumi, juga buka program makan bersama, akan tetapi diduha tidak memperhatikan prokes Covid-19.

Idris Kuswandi membeberkan, dalam kasus kerumun yang tangani, pihak Satpol PP Kota Bandung, langsung memanggil pengelola Gerai atau Restoran cepat saji tersebut (McDonal’s), guna memintai keterangan lebih lanjut penyebab adanya indikasi pelanggaran kerumunan.

“Setelah penanggungjawab gerai-gerai dipanggil, Pemeritah memberikan sanksi denda administrasi dan penghentian kegiatan untuk sementara waktu. Pelanggaran yang sudah dilakukan tentunya ada konsekuensi, semua dikenakan ketentuan sebagaimana Perwal PSBB,” tegas Idris.

Dalam keterangan yang disampaikan para pengelola restoran cepat saji tersebut, sambung Idris, memberikan keterangan bahwa pada Rabu, 9 Juni 2021 ini merupakan hari pertama peluncuran edisi khusus makanan yang berkolaborasi dengan grup musik ‘boyband’ asal Korea Selatan.

“Sebanyak 11 gerai McDonal’s 10 kecamatan di Kota Bandung yang dikelola, adakan promo edisi khusus makanan yang berkolaborasi dengan grup musik ‘boyband’ dan itu hari pertama promo dibuka. Faktanya terjadi kerumunan dan prokesnya tidak berjalan dengan baik, akhirnya memicu keromunan,” paparnya.

Meski pengelola gerai sempat melakukan upaya menghaloan, akan tetapi rombongan yang sebagian besar para ojek online (ojol) tidak terhindar. Akhirnya, para pengelola sepakat untuk menghentikan sementara kegiatan penjualan promosi edisi special tersebut. Gerai akan kembali dibuka apabila telah menyiapkan pengaturan prokes yang memadai.

“Setelah itu, pengelola bersedia menghentikan sementara promo dan kegiatan aktivitas sampai prokes dipenuhi. Kalau pun lakukan promo seperti apa nanti dikoordinasikan dengan Disdagin dan Satgas penanganan Covid-19 untuk cara, teknik dan bentuknya bisa diantisipasi,” jelas Idris.

Mcdonald's
Foto Screenshot Video Kerumunan di Gerai Mcdonald’s Kota Bandung,

Maskipun sudah dilakukan penindakan secara tegas, Idris memastikan aktivitas di restoran asal Amerika Serikat ini, akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah, agar tidak lagi terjadi pelanggaran prokes.

“Kami akan melakukan pemantauan lebih ketat lagi, baik McDonal’s maupun restoran lainnya. Kami tidak mau kecolongan dan jangan sampai ini kembali terjadi,” tandas Idris.

Pantauan di salahsatu gerai McDonal’s sempat memicu kegeraman para ojol saat melakukan order program promo yang dibuka McDonal’s tak bisa dipenuhi. Kegeraman para ojek online yang datang ke gerai restoran siap saji, sempat diambil videonya, video berdurasi 0.42 menit memperlihatkan kekecewaan para ojek online dan sempat terjadi kerisuhan, tersebar di grup sejumlah media solusi (medsos) dan WhatsApp.**

Iklan

Artikel sebelumyaMusda XI MUI Kabupaten Sukabumi 2021 Bagian Ikhtiar Melanjutkan Kebaikan, Ini Kata Ulama dan Umara ?
Artikel berikutnyaBukit Algoritma Ditandai Peletakan Batu Pertama, Sesi Satu Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Perairan