Preman Pasar di Sukabumi Buron, Ahirnya Tak Berkutik Saat Diamankan Tim Maung Hideung

151
SUKABUMI, banten.indeksnews.com-Sempat jadi buronan selama kurang lebih satu bulan, W (28) preman pasar yang diduga terlibat kasus penganiayaan pada awal Mei 2021 lalu. Akhirnya, tak bisa berkutik setelah dibekuk Tim Maung Hideung Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Sabtu 19 Juni 2021.

Informasi yang dihimpun, rangkaian penangkapan tersangka oleh anggota Tim Maung Hideung, sesuai indentitas yang dikantongi pria yang diyakini sebagai preman pasar ini, adalah warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong.

“W berhasil dibekuk oleh Tim dikawasan Pasar Ciwangi, Jalan Lettu Bakrie Warudoyong, Sabtu pagi tadi. Sebelumnya, W yang diketuai sebagai preman pasar ini dilaporkan korban Ade Ramdani, karena telah melakukan pemukulan kepada korban saat hendak memarkirkan motor miliknya di kawasan pasar Ciwangi. Akibatnya korban mengalami luka diarah kepala,” kata AKBP Sumarni Kapolres Sukabumi Kota kepada awak media.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP / B / 103 / V / 2021 / JBR / RES SMI KOTA, tanggal 05 Mei 2021. W sempat melahirkan diri alias buron. Berkat kerjasama dan pengintaian, akhirnya W berhasil dibekuk Tim Maung Hideung di kawasan pasar Ciwangi.

“Alhamdulillah, tepatnya tadi pagi sekitar jam 04.30 WIB, Tim Maung Hideung Sat Reskrim berhasil mengamankan W terduga pelaku penganiayaan yang terjadi pada awal bulan Mei lalu, sekitar hari Rabu tanggal 05 Mei 2021,” beber Sumarni.

Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku yang informasinya sering melakukan aksi meresahkan praktek premanisme, meminta, memaksa dan melakukan pungli terhadap para pedagang di kawasan pasar Ciwangi di Jalan Lettu Bakrie Warudoyong.

“Kini, terduga masih dalam pemeriksaan tim penyidik dan langsung diamankan di Mapolres Sukabumi Kota. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka terancam pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan, ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 2 tahun 8 bulan,” tandas Sumarni.**

Artikel sebelumyaAnggota DPRD Kab Sukabumi Digembleng Bimtek Optimalisasi Kinerja dan Tupoksi
Artikel berikutnyaBupati Cianjur Warning Larangan Praktek Kawin Kontrak Bagi WNA dan Masyarakat, Melanggar Ada Sanksi Perbup-nya