Lestari Moerdijat Minta Orangtua Waspada, Banyak Balita Positif Covid-19

87
Lestari Moerdijat Minta Orangtua Waspada, Banyak Balita Positif Covid-19
Lestari Moerdijat (Rerie) Wakil Ketua MPR RI
JAKARTA,banten.indeksnews.com– Lestari Moerdijat (Rerie) Wakil Ketua MPR RI pun meminta agar orangtua waspada terhadap penularan Covid-19 terhadap Anak-anak Kewaspadaan terhadap anak-anak harus ditingkatkan menyikapi indikasi penularan Covid-19 pada kelompok umur 0-18 tahun yang jumlahnya terus bertambah.

“Saat ini mulai terlihat anak-anak yang mendapat perawatan dan isolasi di rumah sakit darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Kewaspadaan yang tinggi terhadap anak-anak harus diterapkan untuk mencegah penularan lebih luas lagi,” ujar Lestari Moerdijat , Senin, (21/6/2021).

“Yang sangat memprihatinkan mengutip data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tingkat kematian atau case fatality rate anak terkonfirmasi Covid-19 mencapai 3%-5%,” beber Lestari Moerdijat.

Catatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta per Minggu (20/6), jumlah pasien anak-anak yang kini dirawat di RS Wisma Atlet mencapai 10 persen dari total pasien atau dari 6.042 orang yang dirawat, sejumlah 604 pasien adalah anak-anak.

Sementara data Satgas Penanganan Covid-19 di hari yang sama menunjukkan 12,5% dari total kasus positif secara nasional merupakan anak usia 0-18 tahun. Artinya, dari total 1.989.909 kasus sebanyak 248.739 di antaranya adalah anak-anak dan balita.

Berdasarkan kondisi tersebut, Rerie menilai kondisi anak-anak yang terpapar Covid-19 sangat rawan. Sehingga, dirinya berharap para orang tua dan masyarakat meningkatkan kepeduliannya terhadap risiko tersebut.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, menyarankan, penerapan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan harus diterapkan di lingkungan rumah tangga.

“Bagi para pemangku kepentingan, indikasi meluasnya paparan Covid-19 ke kelompok usia anak-anak harus menjadi pertimbangan penting dalam menerapkan kebijakan pengendalian Covid-19,” imbuh Rerie.

Selain itu, lanjut Rerie, penanganan lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi saat ini harus ditangani dengan segera lewat kebijakan yang tepat.

BACA JUGA:  Walikota Cilegon: Data Semua Warga yang Tidak Mampu, Jangan Ada yang Terlewat

Rerie mengatakan diskursus terkait kebijakan apa yang sebaiknya diterapkan, jangan diperdebatkan di area publik, karena berpotensi menciptakan kebingungan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Rerie bilang di masa kritis dalam pengendalian ledakan kasus Covid-19 saat ini, dibutuhkan ketegasan dalam pelaksanaan kebijakan sehingga terbentuk kepastian bagi semua pihak.

“Karena, kebingungan masyarakat dalam menyikapi kebijakan pengendalian Covid-19 berpotensi menyebabkan masyarakat abai terhadap kebijakan tersebut,” pungkas Rerie.

Artikel sebelumyaDPU Genjot Percepatan Pembangunan Infrastruktur Bernilai 20 Miliar
Artikel berikutnyaPPDB di Kabupaten Tangerang masih dilakukan secara offline