Sebut Wartawan Bodrek, Bupati Ade Yasin Panik Kinerjanya Di Sorot Insan Pers

100
Sebut Wartawan Bodrek, Bupati Ade Yasin Panik Kinerjanya Di Sorot Insan Pers
Bupati Ade Yasin wartawan bodrek
KAB BOGOR,banten.indeksnews.com- Sebut wartawan bodrek Menyebut insan pers yang bertugas di lapangan dengan kata diatas oleh Bupati Ade Yasin menimbulkan kegaduhan dan dianggap sang Bupati panik atas kinerjanya yang disorot oleh insan Pers.

” Kalo mau FJT bisa memulai untuk mendukung teman-teman di Bogor dengan turun kejalan “tuntutannya mendesak Dewan Pers memanggil Bupati Bogor” agar mengklarifikasi ucapannya tentang sebut wartawan bodrek ,” ungkap Edi Rusli wartawan senior, kepada awak media, Senin (22/6/2021) malam.

Dikatakan kembali sikap yang ditampilkan Bupati Ade Yasin menunjukan kepanikan seorang pejabat yang sedang dalam masalah,” Keberadaan insan pers di Bogor mungkin dianggap sebuah ancaman bagi para penyuka korupsi , makanya dia sebut wartawan bodrek sangking paniknya,” kata Edi Rusli.

Hal sama disampaikan Eka Chandra ketua Forum Jurnalis Tangerang (FJT), menurutnya kalau akar masalahnya para lurah atau kepala desa di Kabupaten Bogor resah dengan keberadaan wartawan dan LSM,” Pasti ada sesuatu yang mereka tutupi terkait kasus korupsi yang ada di pemkab Bogor,” ucap Chandra .

” Macam betul aja kinerja Bupati, toh! banyak kepala desa maling anggaran. Nampaknya Sang Bupati sudah arogansi, Ada pepatah buah jatuh tak jauh dari batangnya,” beber Chandra

Chandra juga meminta para insan pers harus berani mengungkap kebobrokan para aksi koruptor, ” Kenapa teman teman di Bogor, tak mau mengulik ini,” ujarnya.

Disampaikannya pesan kepada  Bupati Bogor Ade Yasin.” Untuk apa menjadi Bupati kalau tak mau di ganggu oleh insan pers”. imbuhnya.

” Ingatlah! saat masih menjadi calon dulu mengganggu orang. Warga yang sakit,  yang pincang, pedok, di jemputin, di paranin ke rumah sakit di suruhnya nyoblos, sekarang diganggu oleh wartawan merasa terganggu,” cetus Chandra geram dengan sikap arogansi Bupati Ade Yasin.

BACA JUGA:  Arief Wismansyah: Jangan Takut Laporkan Pungli Bansos

Chandra pun menilai apakah karena banyak kepala desa melakukan tindak pidana korupsi dan ketika diungkap malah mengintimidasi wartawan untuk melaporkannya ke polisi.

” Lebih baik dibongkar saja kelakuan kepala desa, biar banyak ditangkapin dan mencoreng wajah sang Bupati,” tandas Chandra

Sebelumnya KSAD Andhika Perkasa mengatakan TNI  AD  mendukung penuh kinerja Jurnalistik pada saat Komsos, TNI AD dengan Wartawan di Cibubur Kadispenad Tatang Subarna.

”  Tidak boleh ada pejabat menghalangi kinerja wartawan,” terang Andhika.

Artikel sebelumyaWali Kota Tangsel Benyamin Davnie: Jangan Ragu Lockdown Lokal, Jika Kasus melonjak Tajam
Artikel berikutnyaCek Bantuan UMKM Secara Online, baca disini