G Goenawan: Bagaimana caranya kita mengetahui jawaban atas doa?

138
G Goenawan: Bagaimana caranya kita mengetahui jawaban atas doa?
istanbul ft ilustrasi
JAKARTA, banten.indeksnews.com- G Goenawan menjelaskan Jadi asalnya itu adalah sebuah ucapan adalah doa. Dengan demikian, pada saat kita memiki pikiran, maka pikiran tersebut adalah semacam doa.

G Goenawan membagi empat syarat ucapan menjadi doa oleh karena itu, pada saat pikiran kita diucapkan, tentu kepada pihak-pihak terbatas, menjadi sebuah doa. Tentu syarat-syarat nya adalah.

Pertama G Gunawan mengatakan , hati hati dengan ucapan kita, jangan pamali, semacam kualat. Hindari kata kata yang negatif, tentu tidak sopan sebuah doa negatif, bukan.

Kedua, ucapan tersebut mendapat balasan. Informasi balasan yang baik adalah jawaban atas doa. Oleh karena itu, pikiran kita itu tunduk pada Informasi. Bilamana pikiran tidak tunduk kepada informasi, maka pikiran kita tentu salah arah.

Misalnya, anda tanya, ingin kenalan dengan konglomerat. Anda tentu ingin tahu apakah ucapan anda dapat berkenan kepada konglomerat? Anda pun bertanya kepada para Wali, wakil, utusan atau sekretaris.

Ketiga, sikap kita adalah meninggikan para pemilik informasi. Jadi sikap kita kepada orang pemberi informasi adalah menunduk.

Keempat, sikap tunduk kepada pemberi informasi adalah tanpa syarat. Nah Disitu Kadang saya merasa sedih. Keseringan kita bersikap seperti dagang kambing, sikap terhadap para pemberi informasi adalah nego. Persis perawan calon istrinya bupati Garut. Selalu bersikap nego, dan kita pun berpikir bahwa kita seperti membeli.

BACA JUGA:  Gubernur Banten Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang
Artikel sebelumyaPerumda BPR Sukabumi Cabang Parungkuda Targetkan 1.200 Nasabah Tahara
Artikel berikutnyaGubernur Banten : Pandemi Covid-19 Sudah Darurat