Polisi Periksa Lurah di Depok yang Viral Gelar Hajatan saat PPKM Darurat

232
Polisi Periksa Lurah di Depok yang Viral Gelar Hajatan saat PPKM Darurat
Polisi Memasang Garis Kuning di TKP depok
DEPOK, banten.indeknews.com- Polisi melakukan pengusutan terhadap kasus seorang lurah di Depok, Jawa Barat, yang menggelr resepsi pernikahan di hari pertama PPKM Darurat. Saat ini, lurah yang bersangkutan sudah diperiksa .

“Oh sudah ditindaklanjuti diperiksa Polisi di Polres (Depok), bukan di Polsek,” kata Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tri Harijadi saat dihubungi, Senin (5/7/2021).

Polisi memeriksa lurah itu pada Sabtu (3/7) malam. Pemeriksaan dilakukan petugas usai video lurah itu viral pada pagi harinya, dan pemeriksaan terhadap oknum lurah itu langsung dilakukan pada malam harinya.

“Langsung kita bawa ke Polres (Depok). Kan kalau kita kasih undangan aja langsung kita anter ke polres karena ini sudah atensi,” ujar Tri.

Sejauh ini, petugas masih belum membeberkan hasil pemeriksaan terhadap lurah tersebut. Tri hanya menyebut polisi tengah mengusut dugaan unsur pidana dari hajatan yang dilakukan oknum lurah tersebut.

“Iya betul (dalami unsur pidana) di Polres. Karena langsung dibawa ke Polres,” sebut Tri.

Insiden ini bermula saat seorang lurah di Depok menggelar acara resepsi pernikahan di hari pertama penerapan PPKM Darurat Jawa dan Bali. Pasca adanya video viral terkait acara hajatan itu, Satgas COVID-19 Depok langsung memanggil oknum lurah itu untuk diperiksa.

Dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Depok Dadang Wihana, pihaknya melalui Satpol PP langsung menghentikan kegiatan tersebut. Dimana acara resepsi pernikahan itu digelar oleh lurah di Kecamatan Pancoran Mas, Depok, saat PPKM Darurat hari pertama.

“Terkait dengan kejadian resepsi pernikahan, Satgas Penanganan COVID Kota Depok oleh Satpol PP sudah turun ke lapangan, sudah melakukan penghentian kegiatan,” kata Dadang kepada wartawan, Minggu (4/7/2021).

“Terkait dengan hal tersebut, kita akan segera melakukan pemeriksaan dan akan melakukan BAP terhadap yang bersangkutan,” tambahnya.

Artikel sebelumyaPemkot Tangsel Pastikan MTQ XII Patuhi Prokes Ketat, Ditutup Lebih Awal Dari Jadwal Sebelumnya. 
Artikel berikutnyaPPDB Bermasalah, Dikbud, Diskominfo dan Inspektorat Dipanggil Ombudsman Banten