Teroris Diringkus Polisi, Ingin Kabur Lagi ke Luar Pulau

169
Teroris Diringkus Polisi, Ingin Kabur Lagi ke Luar Pulau
terduga berinisal AS jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)
JAKARTA,banten.indeknews.com- Teroris AS diamankan  Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri  terduga  berinisal AS jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang melarikan diri usai pemeriksaan di Mapolda Bangka Belitung (Babel). Selain terduga , dua orang diamankan karena turut membantu menyembunyikan AS.

“Saat ditangkap terduga teroris mereka sedang mempersiapkan diri untuk ke luar Pulau,” jelas Kapolda Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat di Mapolda, Selasa (6/7/2021).

Anang mengatakan terduga teroris diamankan di kebun tak jauh dari rumah AS di Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung (Babel), Senin (5/7/2021). Saat ditangkap juga ditemukan uang.

“Ada barang bukti uang yang diberikan maupun pakaian-pakaian yang disiapkan, mereka (dua orang yang turut diamankan bersama AS) ada yang keluarga dan ada yang teman, mereka masih dalam satu lingkungan daerah Kace,” kata Kapolda Babel.

Hingga kini AS dan dua orang yang turut diamankan sedang didalami motif, latar belakang, dan sebagainya.

“Sedang didalami si pelaku-pelaku yang melindungi ini, apa latar belakangnya dia (pelaku yang turut diamankan), kenapa seperti itu. Mudah-mudahan nanti pada waktu dekat kita sudah tahu motivasinya,” tegasnya.

“Yang bersangkutan akan diperiksa dulu di sini, setelah selesai tuntas baru nanti dibawa ke Jakarta,” ujarnya.

Sebelumnya, AS yang kabur dari Polda Bangka Belitung (Babel) berhasil ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. AS sempat melarikan diri dari ruang pemeriksaan Mapolda Babel pada Kamis (1/7) dini hari.

“Tersangka teroris yang melarikan diri berhasil ditangkap kembali oleh Densus 88 AT,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi
Artikel sebelumyaPolda Banten Siapkan 19 Titik Penyekatan PPKM Darurat
Artikel berikutnyaGoenardjoadi Goenawan MM : Mengapa seseorang bisa sangat berani, dan mayoritas takut mengambil risiko?