PPKM Darurat Jawa Bali, Yudha Sukmagara Geram Sejumlah Pabrik Garmen di Kabupaten Sukabumi Tidak Patuhi Prokes

JABAR, Banten.indeksnews.com-Ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di wilayah Kota/Kabupaten Jawa-Bali. Ternyata masih banyak perusahaan yang tidak mematuhi PPKM Darurat.

Mendapatkan banyaknya informasi adanya sejumlah perusahaan di Kabupaten Sukabumi, tidak mengindahkan PPKM Darurat Covid-19. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif, Dandim 0607, Tim Gabungan dari Satpol PP, BPBD, Disnaker, Dinkes Kabupaten Sukabumi dan Forkopimcam Kecamatan Cicurug, melakukan sidak Operasi Yustisi kesejumlah Perusahaan/Pabrik di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, baru baru ini Juli 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Tim Gabungan dalam inpeksi mendadak dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, dimulai menyambangi Pabrik PT.Yongjin Javasuka Garment di Kampung Pajagan Desa Benda, Kecamatan Cicurug, dilanjutkan ke pabrik PT. Shinwa Bumi (Garment) dan Pabrik PT. Indolakto.

“Operasi Yustisi PPKM Darurat secara dadakan dengan sasaran awal ke tiga perusahaan di Kecamatan Cicurug, Secara umum PT. Indolakto sudah melaksanakan Prokes sesuai yang dianjurkan Pemerintah. Namun untuk dua Pabrik Garment PT. Shinwa Bumi dan PT.Yongjin Javasuka Garment, kami menemukan pelanggaran Prokes,” ungkap Yudha Sukmagara, Senin 12 Juli 2021.

Yudha menilai, beberapa poin yang ditemukan Tim Gabungan dalam sidak Operasi Yustisi yang dilakukan Jum’at 8 Juli 2021 kemarin, dimana PT.Yongjin Javasuka Garment diliat tidak maksimal dalam penerapan Prokes. Apalagi PT. Shinwa Bumi Prokesnya sangat kacau bahkan hampir semua anjuran pemerintah dalam penanganan Covid-19 sangat diabaikan.

“Ini hal yang sangat memprihatikan, prokes itu penting karena perusahaan ini memiliki ribuan karyawan. Jika nyatanya penerapan Prokes tidak dilaksanakan dengan maksimal, apalagi fasilitas yang tidak mendukung seperti tempat cuci tangan, tempat istirahat saat makan siang karyawan sangat minim dan penunjang pasilitas karyawan tidak memumpuni,” seloroh Yudha.

Ketua DPRD besutan Partai Gerindra ini berharap kepada pihak penanggungjawab setiap perusahaan di Kabupaten Sukabumi, agar selalu intensif berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan Cicurug, dalam hal penanganan wabah virus Covid-19.

“Saat itu juga, sudah kami sampaikan kepada pihak perusahaan perlu adanya peningkatan komunikasi yang lebih inten dengan Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan. Kami berharap kedepannya akan terjalin komunikasi lebih baik lagi,” tandas Yudha.*(CR-1/Red)

Exit mobile version