Pedagang Sakoteng di Sukabumi Tewas Bersimpah Darah, Korban Diduga Ditusuk Pelaku Dengan Sebilah Samurai

75
JABAR, banten.indeksnews.com-Sebuah video dan foto yang memperlihatkan kondisi seorang pria menahan kesakitan, seorang pria yang kabarkan pedagang pedagang sakoteng, dalam video berdurasi 22 detik tersebut, diduga korban penusukan Jalan Raya Cibatu, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun, video tersebut ramai disejumlah grup pesan singkat Aplikasi WhatsApp, Sabtu 17 Juli 2021 malam. Dalam durasi video yang cepat menyebar luas, memperlihatkan adanya sejumlah orang yang berada di pinggir jalan. Keterangan orang didalam video dikatakan bahwa adanya seorang pedagang sekoteng yang tergeletak korbam penusukan.

Saat dikomfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, IPTU Yanto, membenarkan kejadian yang seusia video berdurasi 22 detik tersebut, dimana menurut keterangan saksi saksi, korban yang berprofesi pedagang sakoteng terlihat kesalahan pahaman dengan pelaku.

“Ya, menurut informasi yang didapat bahwa korban bersama saksi pada hari Sabtu kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB tepatnya di Jalan Raya Cibatu, seberang Pasar Induk Cibatu saat sedang akan berjualan,” kata IPTU Yanto, Minggu 18 Juli 2021.

Terkait kejadian yang diduga penganiayaan yang mengakibatkan korban berinisial H.J (45) dalam kondisi meninggal dunia, korban seorang pedagang warga Kampung Citengkor, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Pedagang Sakoteng
Foto : Korban yang dikabarkan pedagang sakoteng jadi korban penusukan.

“Menurut keterangan saksi berinisial A (40) disaat kejadian bersama korban, saat sedang jalan berjualan membawa gerobak masuk kedalam gang, mereka berpapasan dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor dan terjadi selisih paham diantara mereka. Pelaku merasa tidak enak dan langsung pergi meninggalkan korban, selang beberapa waktu, pelaku kembali menuju korban dengan membawa sejam jenis samurai. Pelaku langsung menusukan samurai yang dibawanya kearah perut korban, hingga korban langsung terkapar hingga dinyatakan tewas diperjalanan menuju rumah sakit,” ungkap IPTU Yanto.

Melihat korban bersimpah darah, saksi dengan dibantu warga yang melihat kondisi korban, selanjutnya berusaha membawa korban ke rumah sakit dan dalam perjalanan dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Jasad korban akan dilakukan visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Untuk pengungkapan kasus ini, Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota tengah melakukan rangkaian penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dibalik tewasnya korban,” tandas IPTU Yanto.**(CR-2/Red)

Artikel sebelumyaPengrajin Anyaman Bambu di Cibiru Sukabum, Terus Berkreasi Meski Ditengah Pandemi
Artikel berikutnyaPangdam Jaya Hadiri Rapat Evaluasi PPKM di Silang Monas Jakarta Pusat