Ahirnya, Presiden Jokowi Perpanjangan PPKM Hingga 25 Juli 2021

49
JAKARTA, banten.indeksnews.com_Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, hingga waktu tanggal 25 Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi secara virtual, Selasa 20 Juli 2021 melansir swarakepri. Penerapan PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 Juli-20 Juli 2021, diputuskan diperpanjang lima hari 25 Juli 2021.

“Penerapan PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 Juli yang lalu adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari, keputusan saat ini yang harus diambil oleh pemerintah meskipun itu sangat-sangat berat,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, setelah dilaksanakan PPKM Darurat dilihat data peningkatan dan kepenuhan bed tempat tidur pasien rumah sakit mengalami penurunan.

“Kami terus memantau, memahami dinamika di lapangan, dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKM Darurat. Karena itu jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” jelas Jokowi.

Dijelaskan Jokowi, dalam keputusan PPKM dimana pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

“Pasar tradisional selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen. Tentu saja dengan penerapan prokes yang ketat, yang pengaturannya akan ditetapkan oleh pemerintah daerah,” papar Jokowi.

Selanjutnya, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan buka dengan prokes ketat sampai dengan pukul 21.00, yang pengaturannya teknisnya akan diatur oleh pemerintah daerah.

“Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan dengan ketat sampai pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit,” kata Jokowi.

Sedangkan kegiatan yang lain, lanjut Jokowi pada sektor esensial dan kritikal, baik pelayanan pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan akan dijelaskan secara terpisah.

“Saya minta kita semuanya bisa bekerja sama bahu-membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun. Untuk itu kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, melakukan isolasi mandiri terhadap yang bergejala, memberikan pengobatan sedini mungkin,” tegas Jokowi.

Untuk itu, Jokowi menambahkan, dalam penanganan sedini mungkin pemerintah akan terus membagikan paket obat gratis untuk OTG dan yang bergejala ringan yang direncanakan sejumlah dua juta paket obat.

“Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp 55,21 triliun berupa bantuan tunai, yaitu BST (Bantuan Sosial Tunai), BLT (Bantuan Langsung Tunai) Desa, kemudian PKH (Program Keluarga Harapan), juga bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik diteruskan,” beber Jokowi.

Jokowi kembali menjelaskan, pemerintah juga akan memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha mikro di Indonesia.

“Sebelumnya, saya sudah memerintahkan secara penegasan kepada para menteri menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak dan terdampak PPKM Darurat,” ujar Jokowi.

Untuk dalam penanganan dalam upaya menekan angka kasus Covid-19, Jokowi mengajak seluruh rakyat untuk bahu membahu memutus mata rantai Covid-19.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu melawan Covid-19 ini. Memang ini situasi yang sangat berat tetap dengan usaha keras kita bersama. Insyaallah kita bisa segera terbebas dari wabah Covid-19 an kegiatan sosial, kegiatan ekonomi masyarakat bisa cepat kembali normal,” tandas Jokowi.*(CR-1/Red)

Artikel sebelumyaAlhamdulillah, Idul Adha 1442/2021 RAI Hergun Sembelih 10 Hewan Kurban
Artikel berikutnyaHari Raya Idul Adha 1442 H/2021, Pengurbanan Umat Manusia Ditengah PPKM Darurat