Fantastis, Pemerintah Tambah Anggaran Bansos 39,19 Triliun dan 33,21 Triliun Penanganan Pasien Covid-19

133
JAKARTA, banten.indeksnews.com_Melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ( Menko Marinves ) Luhut Binsar Pandjaitan, Pemeritah melalui Kementerian Keuangan dan Kemensos akan mengucurkan tambahan bantuan sosial sebesar Rp 39,19 triliun.

“Tambahkan bantuan sosial tersebut untuk meringankan beban rakyat yang terdampak PPKM. Bapak Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kami para menteri-mentrinya untuk segera memberikan tambahan bantuan dari pemerintah yang bisa diberikan untuk meringankan beban akibat PPKM Darurat ini,” papar Luhut Binsar Pandjaitan, dalam pesan rilisnya yang disampaikan secara virtual.

Luhut, memastikan bahwa tambahan bansos dari pemerintah diperuntukkan untuk masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM di Pulau Jawa-Bali serta 15 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali.

“Bansos tambahan Rp 39,19 triliun tersebut akan dikucurkan segera oleh Menteri Keuangan dan Menteri Sosial,” jelas Menko Marinves.

Adapun rincian bantuan yang diberikan pemerintah, Menko Marinves memaparkan, diantaranya Program Bantuan Beras Bulog (PBBB) sebesar 10 kilogram, Bantuan Sosial Tunai dan Kartu Sembako, Bansos Tunai (BST), Program Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Tunai Usulan Pemerintah Daerah, Program Prakerja, Diskon Listrik untuk pelanggan 450VA dan 900VA, Subsidi Kuota Internet bagi Siswa, Mahasiswa, Guru, dan Dosen, Bantuan Rekmin Biaya Beban/Abodemen Listrik hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.

“Sebelumnya Pak Presiden sudah memberikan penekanan kepada kami para menteri-mentrinya, untuk memastikan bahwa berbagai program bansos di atas, bisa segera diterima oleh masyarakat miskin dan kelompok-kelompok masyarakat yang berhak, dan ini adalah prioritas dari Bapak Presiden,” papar Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menambahkan selain program perlinsos, pemerintah juga meningkatkan alokasi anggaran sebesar Rp 33,21 triliun.

“Rp 33,21 triliun antara lain meliputi penambahan anggaran untuk biaya perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit, penambahan insentif Nakes, Tenaga Vaksinasi, Pembangunan Rumah Sakit Lapangan, pembelian Oksigen, serta pembagian dua juta Obat Gratis,” tandas Luhut.**(CR-2/Red)

Artikel sebelumyaPuluhan Kejari Dimutasi Dipertepatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61
Artikel berikutnyaAlhamdulillah, Idul Adha 1442/2021 RAI Hergun Sembelih 10 Hewan Kurban