Ferdinand Hutahean: Hebat MS Kaban Suap Dianggap Rezeki, Terima Uang dari Dirut PT Masaro Anggoro.

51
Ferdinand Hutahean: Hebat MS Kaban Suap Dianggap Rezeki, Terima Uang dari Dirut PT Masaro Anggoro.
MS Kaban
JAKARTA,banten.indeksnews.com– Ferdinand Hutahean Politisi Nasional mengomentari mantan Menteri Kehutanan MS Kaban yang disebut menerima uang dari Direktur Utama PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo terdakwa kasus korupsi pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT).

“Hebat MS Kaban, suap diangap rejeki. Mengapa itu suap? Sesuai keputusan pengadilan, vonis terhadap Anggoro menyarakan TERBUKTI SECARA SAH DAN MEYAKINKAN MEMBERI SUAP KEPADA MENTERI KEHUTANAN. Bukan kata saya lho.!! Kata Hakim..!!,” cuit Ferdinand Hutahean: Hebat MS Kaban Suap Dianggap Rezeki, Terima Uang dari Dirut PT Masaro Anggoro.: Hebat MS Kaban Suap Dianggap Rezeki, Terima Uang dari Dirut PT Masaro Anggoro. dalam akun Twitternya, Rabu (21/7/2021).

Bahkan, MS Kaban menyebut bahwa uang pemberian tersebut sebagai rezki. Mantan Sekjen Kemenhut, Boen Mochtar Purnama mengaku menerima uang sebesar RP US$20 ribu dari Anggoro. Duit diterima sempat dilaporkan Boen ke Menteri Kehutanan saat itu MS Kaban terang Ferdind Hutahean.

“Secara informasi saya lapork ke Pak MS Kaban, beliau bilangnya sudah anggap rezki,” kata Boen saat bersaksi untuk terdakwa Anggoro di Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/5) lalu.

Uang ini diterima Boen pada Oktober-Novemver 2007 saat bertemu Anggoro. Perkenalannya dengan Anggoro difasilitasi Direktur PT Masaro Radiokom, Putratnefo Prayogo. “Beliau langsung bilang ke saya ini ada sesuatu. Saya bilang nggak usah, tapi langsung diletakkan di meja saya dan langsung keluar, besok saya lihat uang US$20 ribu,” ucapnya.
.
Boen mengaku uang yang diterimanya hanya disimpan dan baru dikebalikan saat diperiksa KPK.” Saya simpan sekitar 3-6 bulan . Ketika saya diperiksa saay bilang besok saya kembalikan,” ujarnya.

Selain itu, mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenhut, Wandrop Siswanto juga sempat bertemu Anggoro di kantornya diperantarai Putranefo.” Pada saat bertemu beliau menyampaikan Uang itu. Saya pikir menyampaikan satu map, kemudian ditinggal di meja,” jelasnya.

BACA JUGA:  121 perusahaan Fintech Lending dinyatakan Resmi, Berikut Daftarnya

Kemudian, setelah dicek, titipan Anggoro berisi uang sebesarp US$10 ribu. Dia tidak mengetahui apa maksud dari Dirut PT Masaro itu memberikan uang kepadanya. Namun Anggoro mengatakan uang itu adalah biaya operasional dirinya.

Artikel sebelumyaDitengah Pandemi, Air Lemon Jadi Referensi Untuk Jaga Imunitas Tubuh Kita, Selamat Mencoba
Artikel berikutnyaKabar Baik PLN Perpanjang Diskon Tarif Listrik Sampai Desember 2021