Badri Suhendi Bergerak Suport Vitamin-C Untuk Ketua RW di Dua Wilayah Palabuanratu

142
JABAR, banten.indeksnews.com_Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, mendorong upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, dalam menekan penyebaran virus Covid-19 yang dinilai masih tinggi.

Dorongan yang dilakukan Politisi Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi (Badri Suhendi) ini, meski dengan memberikan suport suplai vitamin-C kepada masyarakat diwilayah Kelurahan/Kecamatan Palabuanratu dan Desa Citepus Kecamatan Palabuanratu, bisa bermanfaat untuk imunitas dan kesehatan.

“Bantuan berupa suplai vitamin-C diberikan kepada tiga ke-RW an, di wilayah Kelurahan/Kecamatan Palabuanratu dan Citepus. Dengan begitu diharapkan dapat memperkuat imunitas masyarakat diwilayah Palabuanratu di tengah pandemi Covid-19. Selain vitamin, warga juga diberikan pemahaman dan edukasi pentingnya protokol kesehatan (prokes) dalam menjaga kesehatan ditengah pandemi,” kata Badri Suhendi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis 22 Juli 21.

Badri memaparkan, dipilihnya dua wilayah kelurahan dan desa di Kecamatan Palabuanratu, menjadi sasaran pergerakan perdana bantuan vitamin-C kepada masyarakat (ketua RW). Dimana diwilayah tersebut memang ada potensi penyebaran Covid-19 yang dinilai meningkat.

“Walupun demikian, dengan upaya langkah pemerintah kabupaten beserta jajarannya dan Satgas Covid-19, baik di tingkat kecamatan kelurahan/desa juga bergerak bersama-sama dalam hal menekan potensi penyebaran Covid-19 diwilayah tersebut,” papar Badri Politisi Partai Berlambang Mercy.

Menurut Badri, menguatkan ketahanan kesehatan masyarakat menjadi keniscayaan. Sebab, jika masyarakat kuat menghadapi serangan virus, dalam arti kondisinya tidak buruk hingga harus ditangani rumah sakit dengan indikasi terpapar virus. Maka langkah dan pergerakan secara bersama-sama akan meringangkan beban serta risiko terjadinya potensi penyebaran.

“Hari ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat (vitamin-C). Insyaallah tentu kami akan terus berupaya memberikan edukasi prokes, bantuan vitamin dan terus memantau potensi potensi penyebaran kasus Covid-19. Dalam menekan munculnya kasus berpotensi Covid-19, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dane menjaga kesehatan melalui masukkan imun,” jelas Badri.

Badri juga meminta pemerintah untuk lebih memperkuat lagi dalam memberikan edukasi terhadap warga, khususnya terkait penerapan prokes. Khusus ditengah keputusan perpajangan PPKM Darurat hingga 25-26 Juli 2021.

“Warga harus dibekali pengetahuan langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mereka terpapar, pada tingkat mana mereka harus mendapatkan perawatan intensif. Dengan demikian fasilitas pelayanan kesehatan tidak mengalami tekanan akibat meningkatnya jumlah penderita. Untuk itu, kami bergerak dalam memberikan bantuan vitamin dan memberikan edukasi-eduksi meneka potensi kasus terpapar meluas,” tandasnya.

Salain itu, Badri Suhendi berharap sektor ekonomi masyarakat menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain bantuan penanganan kesehatan untuk masyarakat, juga perlu adanya gerakan membantu perekonomian masyarakat.

“Inilah yang menjadi perhatian yang serius kami (DPRD), terkait dengan sektor ekonomi yang dirasakan ditangah masyarakat terdampak, daya beli yang sangat kurang bahkan terjun drastis, pendapatan kurang, kemudian kesempatan untuk berbelanja pun ada cukup terkendala. Pemerintah daerah harus ekstra untuk mencari solusi-solusi seperti format yang paling baik,” kata Badri, disela diwawancarai awak media, Senin 19 Juli 2021 lalu.

Badri menilai, berdasarkan pantauannya dari awal diputuskan pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Sukabumi, sudah relatif berhasil, relatif kondusif dan tidak ada masalah, meskipun ada ungkapan keluhan masyarakat. Namun, secara umum berjalan dengan baik seperti, himbauan dan pantauan oleh para petugas hampir setiap hari turun ke lapangan.

“Semua tentunya mengapresiasi upaya pemerintah, seperti intensifkan penyemprotan disinfektan, juga adanya kolaborasi antara intitusi seperti Polres Sukabumi, dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang tengah isolasi mandiri berupa paket sembako. Yang harus di tingkatkan saat ini, sisi pengawasan, himbauan-himbauan, ajakan ajakan, pelaksanaan bantuan-bantuan, perlu menjadi perhatian yang serius atau ditingkatkan, dari yang sudah dilakukan,” pungkas Badri.**

Artikel sebelumyaPPDB Tangerang-Tangsel, Masuk SMKN-SMAN Diduga Ada Praktek Jual Beli Kursi
Artikel berikutnyaPasutri Jadi Korban Pengeroyokan Pemuda Mabuk di Ciputat, Polisi : Kita Cari Pelakunya!