Gojek Indonesia Soal Logo Di Demo Jokowi and game Itu Hoax Dan Tidak Benar !!

128
Gojek Indonesia Soal Logo Di Demo Jokowi and game Itu Hoax Dan Tidak Benar !!
logo Gojek
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Gojek Indonesia angkat bicara soal logonya yang tercantum dalam poster seruan aksi ‘Jokowi End Game’. Menegaskan penggunaan logonya dalam poster itu merupakan penyalagunaan sepihak. Sekaligus menyayangkan penggunaan logonya dalam poster itu dan meminta para driver tidak terlibat dalam aksi tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa hal tersebut tersebut adalah hoax atau tidak benar,” kata SVP Corporate Affairs Gojek Indonesia, Rubi W Purnomo, dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (23/7/2021).

Dalam hal ini, Gojek Indonesia menyebut penggunaan logo perusahaannya dalam poster yang beredar di media sosial, telah menimbulkan persepsi jika Gojek atau para driver mendukung aksi itu. Gojek mengaku sangat menyangkan penyalahgunaan itu dan memastikan jika hal itu tidak benar.

“Kami sangat menyayangkan penyalahgunaan logo Gojek tanpa ijin dan sepengetahuan kami pada konten terkait unjuk rasa dan kegiatan politik yang tersebar di media sosial dengan mengatasnamakan berbagai perusahaan termasuk Gojek,” kata Rubi.

Gojek juga sangat tegas dalam mengatur penggunaan atribut perusahaannya oleh semua mitra dirver atau biasa disebut ojol. Gojek menegaskan penggunaan atribut tidak boleh digunakan dalam kegiatan yang tak berhubungan dengan Gojek.

“Gojek mengimbau para drivernya untuk tidak ikut aksi itu, terlebih saat ini adalah masa pandemi COVID-19, PPKM Level 4,” kata dia.

“Kami terus mengimbau mitra driver untuk senantiasa menaati aturan pemerintah terkait PPKM Darurat termasuk menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kerumunan sehingga dapat meminimalisir risiko paparan COVID-19 yang lebih luas lagi. Kami juga mengimbau mitra driver Gojek untuk tidak terprovokasi dan tetap beroperasi seperti biasa dengan mengedepankan protokol kesehatan sesuai ketentuan,” kata dia.

Sekedar diketahui, media sosial dihebohkan dengan beredarnya poster seruan aksi ‘Jokowi End Game’ di media sosia. Dimana ajakan aksi itu rencananya akan digelar pada 24 Juli besok, dengan melakukan long march dari Glodok ke Istana Negara.

BACA JUGA:  Menlu Retno: RI Terus Suarakan Isu Keseteraan Vaksin Covid 19

Menyikapi hal itu, Polda Metro Jaya meminta semua pihak agar bijak memahami situasi pandemi COVID-19 saat ini. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar demo dan menyebabkan kerumunan. Jika hendak menyampaikan pendapat, masyarakat diimbau untuk langsung saja mendatangi Polda Metro Jaya.

“Lihat rumah sakit, kuburan udah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi. Tapi intinya di sini bagaimana masyarakat mau sadar, mau disiplin hindari kerumunan,” ujar kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

“Silakan kalau mau menyampaikan pendapat, datang ke Polda Metro, akan kita terima. Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan supaya jangan jadi klaster lagi. Bagaimana kita bisa relaksasi kalau kegiatan kerumunan lagi. Kasihan rumah sakit-kuburan udah penuh,” jelasnya.

Artikel sebelumyaAsik Pesta Sabu, Pemuda di Tanggerang Diringkus Polisi
Artikel berikutnyaGubernur Banten: Mendirikan Rumah Sakit Harus Didukung Oleh Tenaga Kesehatan Yang Mencukupi