Pagi Tadi, Danlanud dan Dansatpom Lanud JA Dimara Resmi Dicopot, Pergantian Dilakukan Tertutup

102
Pagi Tadi, Danlanud dan Dansatpom Lanud JA Dimara Resmi Dicopot, Pergantian Dilakukan Tertutup
Panglima Komando Operasi Angkatan Udara III (Pangoopsau III) Marsda TNI Bowo Budiarto
MERAUKE,banten.indeksnews.com – Pagi Tadi Dua pejabat tinggi di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Johanes Abraham Dimara Merauke resmi dicopot. Keduanya yakni Komandan Lanud dan Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud.

Pencopotan keduanya ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Panglima Komando Operasi Angkatan Udara III (Pangoopsau III) Marsda TNI Bowo Budiarto di Markas Komando Lanud JA Dimana Merauke pagi Tadi , Papua Jumat 30 Juli 2021.

Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni, Komandan Lanud JA Dimara Merauke dari Kolonel PNB Hardy Arif Budiyanto kepada Kolonel PNB, A. Gogot Winardi. Sementara Dansatpom Lanud JA Dimara dari Mayor POM Antariksa Irawan kepada Mayor POM Fari Salamet Nur Yudha.

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara III (Pangoopsau III) Marsda TNI Bowo Budiarto menegaskan, pergantian ini merupakan permintaan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto atas insiden kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu di Merauke.

“Manajemen yang tidak baik berakibat merusak persatuan dan kesatuan kita. Tidak ada anak buah yang salah. Kita akan lakukan pembinaan, sehingga ke depan organisasi ini lebih baik,” tegas Bowo Budiarto.

Perlu diketahui, pencopotan dua pejabat tinggi di Lanud JA Dimara merupakan buntut kekerasan dua anggota Satpom Lanud JA Dimara berinisial Serda DH dan Prada YH terhadap Steven, warga berkebutuhan khusus di Merauke, Papua, Senin 26 Juli 2021

Kekerasan tersebut menuai reaksi dan kecaman di kalangan masyarakat hingga pimpinan kedua anggota meminta maaf atas kejadian itu. Permintaan maaf kepada keluarga Steven disampaikan dalam keterangan pers Selasa 27 Juli 2021.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan video kekerasan terhadap pemuda difabel oleh dua oknum prajurit TNI di Merauke.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi

Sekda Papua Dance Yulian Flassy meminta peristiwa itu tidak dibesar-besarkan. Apalagi Panglima TNI dan KASAU sudah minta maaf atas tindakan kedua anggotanya.

Artikel sebelumyaPemprov Banten Ajukan Persetujuan DPRD Untuk Tertib Administrasi, Dalam Persoalan Hibah Lahan dan Gedung
Artikel berikutnyaPolisi Tetapkan Direktur-Komisaris PT ASA Sebagai Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19 di Jakbar