Goenardjoadi Goenawan MM Penulis Buku Mega skandal abad XXI BLBI, Uang zaman now disebut uang Giral Uang bukan Tunai.

133
Goenardjoadi Goenawan MM Penulis Buku Mega skandal abad XXI BLBI, Uang zaman now disebut uang Kartal Uang bukan Tunai.
Goenardjoadi Goenawan MM Penulis Buku Mega skandal abad XXI BLBI
SUMSEL, banten.indeksnews.com –Goenardjoadi Goenawan MM menanggapi hoak sumbangan ke Kapolda SumSELATAN , Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta agar Heriyanti yang merupakan anak Akidi Tio dihukum secara tegas karena telah menimbulkan kegaduhan.

“Kenapa kok tidak ada orang sedekah 2 trilyun? Bukannya orang kaya tidak punya 2 trilyun namun sekarang bentuk uang bukan tunai (uang kartal).” jelas Goenardjoadi Goenawan MM.

Uang zaman now hanya 20% tunai, yaitu Rp 1.800 trilyun. Sedangkan sisanya Rp 5.200 adalah uang giral, uang kredit bank.

uang
uang

“Jadi uang adalah utang kredit, debt based economy. Sehingga, saya misalnya, punya uang dari assets rumah menjadi fasilitas kredit bank Rp 2 milyar. Pengusaha menengah punya kredit bank Rp 300 miliar, apanya yang disedekahkan? jelas Goenardjoadi Goenawan MM. Di BSD Senin 2 Agustus 2021.

Utang kredit bank tersebut sudah membebani cicilan bank yang sering menunggak. Oleh karena itu, jarang pengusaha menengah sedekah. Paling pengusaha kecil, pengecer berbasis tunai, eksportir kopra, sawit, dll.

Uang zaman now disebut uang giral. Utang Kredit Waskita misalnya Rp 90 trilyun, berbentuk plafon kredit bank. Uang tersebut bukan tunai, tapi uang giral, berbentuk fasilitas pembiayaan.

Dengan demikian, uang Akidi tio pun berbentuk fasilitas kredit bank, apakah berbentuk assets properti, non likuid atau assets saham, yang supaya jadi likuid harus dilakukan fasilitas kredit bank. Alias fasilitas utang.

BACA JUGA:  Utang PTPN III 43 Triliun,Merupakan Warisan Manajemen lama
Artikel sebelumyaTradisi Emas Bulutangkis Indonesia masih terus Terjaga Di Olimpiade
Artikel berikutnyaPemkot Tangsel Lanjutkan PPKM level 4 Dengan pokus Tingkatkan Herd Immunity