Brand expert : Youtuber Richard Lee terjerat kasus akses akun ilegal dan menghilangkan barang bukti.

81
Brand expert : Youtuber Richard Lee terjerat kasus akses akun ilegal dan menghilangkan barang bukti.
brand expert
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert mengabarkan Kasubdit IV Tipidsiber Polda Metro Jata, Kompol Rovan Richard Mahenu mengatakan, YouTuber Richard Lee ketahuan memposting di akun Instagram yang sudah disita oleh penyidik.

Kenapa ditangkap? Brand expert menjelaskan pada saat terjadi laporan ke polisi, seketika semuanya diberi kesempatan untuk damai. Window jeda tersebut adalah golden time.

Pada masa golden time, para pihak harus mengajak penasehat hukum, sebab masa tersebut adalah hak penyidik menilai itikad para pihak, sepenuhnya subyektif hak penyidik. Pihak tertentu bisa langsung ditahan saat itu juga. Tidak perlu surat surat. Begitu pada masa golden time pihak tertentu tidak bisa menunjukkan #itikad damai, polisi berhak memasukkan tahanan jelas Brand expert. Sebenarnya dasar fundamental hukum Indonesia berbasis Damai. Sehingga cukup fair. Misalnya ada kesempatan untuk

1. Minta maaf, segera
2. Membuktikan sikap tunduk kepada polisi
3. Memohon pengampunan polisi, ketiga faktor kunci ini seperti #malaikat.
Yang sering lupa kadang penyidik itu banyak macam, ada polwan, polantas, polsek, polres, polda. Di polda ada reserse wanita, reserse umum, reserse khusus, reserse narkoba, reserse intel teroris, dll. Setiap reserse hak nya sama.

Contohnya Habib Rizieq, dipanggil penyidik dan ditahan langsung.

Kesalahan pihak tertentu

1. tidak mengajak penasehat hukum.
2. Penasehat hukum bertindak menjadi wakil / wali tertuduh. Tujuannya utama penasehat hukum adalah lolos dari penyidik.
3. Bila selanjutnya naik status tersangka ada kemungkinan pihak tertuduh sembrono

Begitu tidak bisa menunjukkan #itikad damai, seketika urusan bukan lagi antara para pihak, namun sudah diambil alih menjadi #urusan negara (polisi). Pelapor mengalihkan urusan nya #melepaskan hak kepada negara.

BACA JUGA:  JOKOWI AKAN MEMIMPIN G20.
Artikel sebelumyaPolisi Datangi Rumah Warga Kibarkan Bendera Palestina di Tangerang, Diganti ke Merah-Putih
Artikel berikutnyaDukung Penanganan Pandemi Covid-19, AS Bantu Obat-obatan dan Alkes untuk Indonesia