Bongkar Ladang Ganja di Sumut, Polisi Tangkap Pemilik dan Cabuti Ratusan Batang Ganja

69
Bongkar Ladang Ganja di Sumut, Polisi Tangkap Pemilik dan Cabuti Ratusan Batang Ganja
Berhasil di Bongkar ladang ganja di Kecamatan Parbulan, Dairi, Sumatera Uta
SUMUT,banten.indeksnews.com – Bongkar Ladang Ganja jajaran Polres Dairi mengungkap keberadaan ladang ganja di Kecamatan Parbulan, Dairi, Sumatera Utara. Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan satu orang diduga sebagai pemilik ladang ganja.

Ladang ganja itu berada di kawasan Dusun Perluasan, Desa Parbulan IV, Kecamatan Parbuluan, Dairi. berhasil di Bongkar ladang ganja tersebut Pengungkapan ladang ganja itu dipimpin langsung Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting yang langsung bertolak ke lokasi. Ferio bersama jajaran, kepada desa, warga, dan camat setempat, melakukan pencabutan pohon ganja di ladang tersebut, Minggu (29/8/2021).

Adapun pelaku yang diduga pemilik ladang ganja yang turut diamankan polisi, yakni KS (28), warga Kecamatan Parbuluan. Sedikitnya ada sebanyak 200 batang pohon ganja yang dicabut polisi dibantu masyarakat setempat yang di berhasil di bongkar ladang ganjanya.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah menginformasikan tentang adanya perladangan yang ditanami ganja tersebut. Kami Polres Dairi mengharapkan kerjasama yang sudah terjalin baik dengan masyarakat tetap berkesinambungan,” ujar Ferio.

Pengungkapan ladang ganja itu bermula dari laporan masyarakat ke personel Polsek Parbuluan terkait adanya ladang ganja yang diduga sengaja ditanam seseorang. Menanggapi laporan itu, Kapolsek Parbuluan AKP M Agus Santoso langsung berkordinasi dengan personel Satnarkoba Polres Dairi, yang langsung bergerak ke lokasi melakukan pengintaian.

“Petutas mengamankan seorang tersangka berinisial KS. Setelah diinterogasi di lokasi, Ks mengaku bahwasanya ladang tersebut miliknya,” sebut Ferio.

Lebih lanjut, Ferio menyebut ganja-ganja itu sudah ditanam KS sejak tiga bulan yang lalu. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, KS bakal dijerat Pasal 114 ayat 2 subs 111 ayat 2 UU Narkotika.

“Dia-nya mengakui menanam serta merawat ganja tersebut sampai lebih kurang 3 bulan lamanya,” ucap Ferio.

BACA JUGA:  BLBI: Kaharuddin ongko taipan orde baru diburu satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8 trilyun
Artikel sebelumyaBLBI Pemerintah menyita barang milik pemerintah
Artikel berikutnyaBambang Soesatyo HUT Ke-76 MPR: MPR Bergerak Dinamis dan Selalu Di Tengah Rakyat