KPK Amankan Bupati Probolinggo dan Anggota DPR Terkait OTT

69
KPK Amankan Bupati Probolinggo dan Anggota DPR Terkait OTT
Bupati Probolinggo Pupt Tantriana Sari dan suami Aminudin
JAKARTA, banten.indeksnews.com- KPK Komisi Pemberantasan Korupsi  menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Probolinggo , Jawa Timur. Dari hasil OTT, KPK mengamankan dua pejabat negara yaitu Pasangan Suami Istri (Pasutri).

Pasutri yang diamankan KPK dalam operasi senyap tersebut dikabarkan yakni Bupati Probolinggo berinisial PTS dan suaminya yang merupakan Anggota DPR, berinisial HA. Keduanya dikabarkan diamankan karena diduga telah menerima suap terkait jual-beli jabatan di Probolinggo.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri enggan menjawab secara lugas ihwal kabar pasutri Bupati dan Anggota DPR yang diamankan dalam OTT di Probolinggo tersebut. Tapi ia juga tak membantah. Ia mengamini bahwa benar ada giat penangkapan terhadap pejabat negara di Probolinggo.

“Benar, informasi yang kami terima, tim Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).

Ali berjanji akan membeberkan secara detail ihwal kronologi OTT di Probolinggo, nanti. Pun demikian terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan. Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” terangnya.

Selain Puput Tantriana dan Suminya, Komisi Pemberantasan Korupsi Tangkap Sembilan ASN Pemkab Probolinggo. dan menyita barang bukti uang senilai Rp 360 juta terkait dugaan jual beli jabatan kepala desa.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Pelaksana tugas juru bicara Ali Fikri.

BACA JUGA:  BLBI: Kaharuddin ongko taipan orde baru diburu satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8 trilyun

Komisi Pemberantasan Korupsi juga dikabarkan memeriksa 10 orang lainnya, termasuk suami Bupati Probolinggi, Hasan Aminuddin. Hasan adalah anggota DPR RI. Mereka dibawa ke Polda Jawa Timur untuk diperiksa sebelum dibawa ke Kantor KPK di Jakarta.

Ali Fikri mengaku belum bisa menjelaskan soal kronologi kasus, pihak yang terlibat, dan barang bukti yang disita.

“Tim penyidik masih bekerja. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” katanya.

Berdasarkan penelusuran di halaman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) , Bupati Puput mempunyai harta sebesar Rp 10 miliar lebih berdasarkan LHKPN 2020 yang telah dilaporkan pada 26 Februari 2021.

Harta yang dimiliki Bupati Puput ini terdiri dari, harta tanah dan bangunan senilai Rp 2,163 miliar; harta alat transportasi dan mesin senilai Rp 100 juta; harta bergerak lainnya senilai Rp 797.165.100; surat berharga senilai Rp 4,5 miliar; kas dan setara kas senilai Rp 2.459.101.806.

Bupati Puput tercatat tidak mempunyai utang. Sehingga, total harta yang dimiliki istri dari Hasan Aminuddin yang merupakan mantan Bupati Probolinggo yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI Fraksi NasDem ini sebesar Rp 10.019.266.906.

Artikel sebelumyaAPINDO Banten Apresiasi Ketua Vaksinasi Nasional HIPPINDO Anne Patricia, Sukses V1 di Tangerang Raya
Artikel berikutnyaBrand Expert: Kabinet Presidensiil atau parlementer?