Buronan Bergelar Doktor Ditangkap Kejaksaan

48
Buronan Bergelar Doktor Ditangkap Kejaksaan
Joko Sutrisno,
JAKARTA,banten.indeknews.com – Buronan Bekerjasama dengan Tim Tabur Kejaksaan Agung, koruptor bergelar doktor berhasil ditangkap Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Joko Sutrisno, namanya. Mantan Pejabat pada Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) ditangkap Tim Tabur , sebab berstatus buronan.

“Dia, terpidana perkara korupsi terkait Pelaksanaan Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar Menengah, Kemdiknas 2009. Buronan berhasil Diamankan Selasa, pukul 14. 00 WIB,” kata Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak,di Jakarta, Selasa (7/9) malam.

Sejak, DR. Febrie Adriansyah, SH, MH menjadi Kajati DKI Jakarta beberapa waktu lalu, sudah beberapa yang di tangkap ditangkap Pria 62 tahun, kelahiran Solo ditangkap (diamankan istilah Kejaksaan, Red), di Jalan Matoa Raya No.18, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta Jawa Tengah.

Sesuai Putusan Mahkamah Agung No: Nomor: 1559 K/ Pid.Sus / 2012 tanggal 18 Oktober 2012, pria yang beralamat, di Apartemen Permata, Jalan Palmerah Selatan No. 20, Jakarta Selatan dihukum 3 tahun den denda sebesar Rp200 juta.

Kerugian negara dalam perkara tersebut sebesar Rp1, 838 miliar.

Joko dinyatakan buron, sebab berulang kali dipanggil secara patut oleh Tim Jaksa Eksekutor Kejati DKI tidak pernah diindahkan.

“Hari ini, yang bersangkutan dibawa ke Kejati DKI untuk dieksekusi sesuai Putusan MA,” pungkas Leonard. Sebaliknya, buronan perempuan kasus Victoria Susana Tanojo (Eks. Komisaris PT. Victoria Sekuritas Indonesia-VSI) bersama Eks. Direksi PT. VSI Rita Rosela serta Analis Kredit BPPN Harianto Tanudjaja belum tersentuh.

Padahal, tiga tersangka sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, sejak 2015.

Satu tersangka lagi dalam perkara yang merugikan negara sekitar Rp418 miliar, atas nama Eks. Kepala BPPN Syafruddin Temenggung bahkan dikhabarkan berkasnya sudah dinyatakan lengkap, tapi tak kunjung dilimpahkan ke pengadilan ?

BACA JUGA:  Menlu Retno: RI Terus Suarakan Isu Keseteraan Vaksin Covid 19

Juga, tersangka Yuni (Direktur CV. Sri Makmur terkait Penggadaan Turbin 1. 1 dan 1. 2, Belawan, Medan, buron sejak 2013.

Terakhir, tersangka kasus penjualan lahan Jatinegara dalam status sita atas nama Albertus Sugeng Mulyanto (Direktur PT. Cakra Sarana Larasati), buron 2018.

Sementara, Ardi (Mantu Obligor BLBI Hendra Raharda) tak kunjung ditetapkan tersangka, meski terima Rp2 miliar hasil penjualan lahan Jatinegara bersama Albertus dan Alm. Zainal Abidin (Notaris).

“Harusnya, buron Victoria dan lainnya diprioritaskan agar tidak menjadi preseden,” ujar Boyamin Saiman, Pegiat Anti Korupsi, Rabu (8/9).

Artikel sebelumyaBrand Expert : Ada 3 dorongan hidup. Seumur umur kita memperoleh 3 dorongan hidup.
Artikel berikutnyaGubernur Banten Resmikan Pembangunan Jembatan Ciberang