Saat ini marak buku buku sejarah Islam.

38
Saat ini marak buku buku sejarah Islam
kisah kejayaan Khalifah Usman
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Saat ini marak buku buku sejarah Islam diantaranya adalah kisah kejayaan Khalifah Usman, sejarah Nabi & Yahudi madinah. Seolah-olah ada Hubungan antara khalifah Usman dengan Indonesia.

Coba Perhatikan saat ini , setiap muslim kalau diajak diskusi masa depan Muslim akan cerita panjang lebar akan Riwayat bukhari. Mau diskusi ekonomi, politik, sosial, keuangan cerita berujung kepada Riwayat bukhari.

Beberapa saat ini bahasan tentang itu adalah pertama Khalifah Usman Di masa kejayaan menyerbu konstantinopel tahun 1453 sedangkan saat itu Indonesia masih majapahit dengan Raja Brawijaya V.

Kebetulan saat itu Indonesia kemudian berubah menjadi negara berdaulat East Dutch indies, negara Hindia Belanda. Sehingga kemudian perjuangan Islam Indonesia itu di bawah pemerintahan Hindia Belanda. Jadi bukan negara Islam di bawah kekaisaran Usman.

Oleh karena itu, antara kejayaan khalifah ottoman dengan Indonesia tidak nyambung. Apalagi saat khalifah ottoman jatuh tahun 1928 bubar pecah menjadi Indonesia belum merdeka.

Seperti halnya pepatah kaca depan mobil lebih besar daripada kaca spion. Maksudnya masa depan itu lebih penting. Beberapa indikator pentingnya Islam Indonesia..

1. Di masa depan Islam akan Dirangkul oleh Barat & Kristen buktinya Paus Francis mengunjungi kerajaan Arab di Dubai.

2. Ekonomi Indonesia telah mencapai OTD one trillion dollars dan masuk ke G20. Bahkan negara-negara Islam lainnya tidak ikut G20. Seperti Mesir, Malaysia, malah negara-negara Afghanistan, Iran, Iraq, Libya, Syria, Lebanon hancur.

3. Kemajuan ekonomi muslim Indonesia di antara kehancuran negara-negara muslim dunia adalah indikator bagus Islam Indonesia menjadi pemimpin. Sudah Terbukti 500 tahun Islam Indonesia berdampingan damai dengan Hindia Belanda sampai sekarang.

Saat ini ada dua orang direktur World Bank yaitu Sri Mulyani dan Marie pangestu. Indonesia satu satunya yang menstabilkan covid, dengan dukungan 100 juta Dosis vaksin. Ekonomi Indonesia salah satu yang cepat mengalami recovery.

BACA JUGA:  JOKOWI AKAN MEMIMPIN G20.

Artinya konsep Islam Indonesia menjadi pemimpin Islam modern, bukan khilafah ottoman.

Artikel sebelumyaDua dari 10 Pelaku Pencurian Spion Mobil di Jakarta Barat Positif Nyimeng
Artikel berikutnyaMarak Cetak Kartu Vaksin Covid-19, Ini Tips dari Kominfo