Suprarasional: Tidak seperti yang diinginkan

28
Suprarasional: Tidak seperti yang diinginkan
gambar ilustrasi

JAKARTA,banten.indeksnews.com- Suprarasional berharap sepi dari persoalan Ada yang pernah mengalami pengalaman mengecewakan atau sejenis penolakan.
Familiar bukan, ketika melamar sebuah posisi pekerjaan, awal paragraf surat berbunyi:
“We are delighted to have talked with you. Despite your outstanding credential, HOWEVER, ….”
“The committee received your submitted application. While considering that you are an excellent candidate, we REGRET that ….”

Atau dalam aplikasi melamar sekolah, mungkin kita menerima juga surat dengan heading yang mirip dengan paragraf di atas. Intinya aplikasi kita tidak diterima. Ini juga merupakan Suprarasional buat kita.

Ada contoh Suprarasional yangalain seperti dalam memperoleh sebuah project pekerjaan atau dukungan atas apa yang sedang kita kerjakan. Semua meleset dari apa yang kita harapkan.

Atau, mungkin ini juga cukup populer, terjadi ketika kita sudah melakukan interaksi (orang menyebutnya PDKT) entah berapa bulan atau semester, kita mendengar yang semirip dengan:
“I kinda like you, but let us just be friends ….”

Kita tidak memperoleh yang kita inginkan, karena Tuhan sudah menyiapkan yang lebih baik? Tidak begitu, ini permisif (pemaaf).

Kita tidak memperoleh yang kita inginkan, karena dosa dosa kita. Juga tidak begitu.

Gunakan akal, jangan bawa Tuhan urusan kita.

Anda ditolak kerja ya mungkin waktunya anda ganti haluan.

Anda ditolak sekolah, mungkin mereka ada standard.

Anda ditolak cinta mungkin anda belum siap komitmen menikah.

 

BACA JUGA:  BLBI: Kaharuddin ongko taipan orde baru diburu satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8 trilyun
Artikel sebelumyaBKD Banten soal Kepsek Punya Harta Rp1,6 T : Sudah Dikonfirmasi, Memang Benar-Masuk Akal, Dapat Warisan
Artikel berikutnyaBrand Expert: Ada sebuah Pembahasan menarik tentang ekonomi Indonesia, topik nya kemiskinan & ketimpangan.