Pemkot Tangerang Lalai Akan Putusan penetapan perintah eksekusi Pengadilan Negeri Tangerang

79
Pemkot Tangerang Lalai Akan Putusan penetapan perintah eksekusi Pengadilan Negeri Tangerang
ah;i waris memasang spanduk atas kemilikan lahannya
KOTA TANGERANG, banten.indeksnews.com – Pemkot Tangerang di Gugatan ahli waris tjimah tipis terkaitĀ  atas kepemilikan lahan tanah seluas.1686 m2, yang berlokasi di Panunggangan Timur Kecamatan Pinang. Kota Tangerang, padaTahun 2018 dimenangkan pihak ahli waris tjimah tipis dengan putusan pengadilan Tangerang no.29/PDT.G/2018/PN Tangerang.

Kemudian pada tahun 2019 pengadilan tinggi Banten pun memenangkan gugatan ahli waris atas Pemkot Tangerang dengan putusan no.2/PDT/2019/ Pengadian Tinggi BANTEN. atas kemenangan ahli waris tjimah tipis. Serta di perkuat dengan keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia no.589 tahun 2020 atas pengajuan PK (peninjauan Kembali) Pemkot Tangerang yang juga dimenangkan oleh ahli waris almarhumah Tjimah Tipis.

Pada tahun 2019 setelah putusan pengadilan tinggi Banten yang Memenangkan ahli waris Tjimah tipis,turunlah penetapan eksekusi dari pengadilan negeri Tangerang no.196/.Eks/2019/ PN Tangerang. namun Pemkot Tangerang tidak menjalankan putusan pengadilan tersebut.

Kemudian pemerintah Kota Tangerang kembali mengajukan PK ke mahkamah Agung Republik Indonesia pada tahun 2020 dan Mahkamah Agung Menolak (PK )atas Pemerintah kota Tangerang .
,
“jadi penetapan perintah eksekusi Pengadilan negeri Tangerang tahun2019 tidak dilakukan oleh pemerintah kota Tangerang sampai pada tahun 2021 sampai saat ini.ujar kuasa hukum Murdipin Hadi SH. kepada awak media,yang meliput acara pemeriksaan lokasi obyek Tanah yang di lakukan pihak pengadilan negeri Tangerang Jumat 17 September 2021 .

“Sepertinya Pemerintah Kota masih saja penasaran belum mau menerima kekalahan mengingat banyak putusan yang Memenangkan pihak ahli waris Tjimah Tipis.” pungkas Murdipin Hadi.

Artikel sebelumyaMengapa kita kok sulit menapak tangga kehidupan?
Artikel berikutnyaProvinsi Banten Targetkan Produksi Padi 2 Juta Ton Pada Tahun 2024