Brand Expert: Semester 2 tahun 2021 adalah era krisis likuiditas

71
Brand Expert: Semester 2 tahun 2021 adalah era krisis likuiditas
brand expert

JAKARTA ,baten.indeknews,com – Brand expert Perusahaan besar properti asal China, Evergrande Group, sedang dalam masa krisis. Mereka memiliki utang segunung pada bank maupun investor.Jumlah utang Evergrande Group ditaksir mencapai 300 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.276 triliun. Setelah bertahun-tahun melakukan peminjaman dan tidak bisa memenuhi pembayaran yang sudah jatuh tempo.

Brand Expert Melansir Reuters, perusahaan bank investasi dan jasa keungan multinasional asal Amerika Serikat yakni Goldman Sachs menyampaikan, krisis utang Evergrande Group dapat menimbulkan risiko limpahan ke sektor properti China yang lebih luas.

Brand Expert Keajaiban kapitalis adalah penemuan sejak tahun 1506 VOC yaitu dengan mengembangkan universe, mengembangkan pasar uang global mereka menggembung raksasa.

Bagaimana dengan Indonesia?

Masih Ingat penggenbungan Meikarta kredit raksasa Rp 300 T? Nah, demikian dengan Evergrande kredit mereka Rp 5000T setara 20 Kali lipat besar nya Meikarta.

Bayangkan saja imbas nya Meikarta itu sudah bikin korban iklan bodong, ribuan agen tertipu, malah bikin tanah di Jalan raya Gubeng amblas. Imbas nya merepotkan industri properti sampai benar-benar gulung tikar.

Bagaimana dengan Indonesia?

Saat ini semester 2 tahun 2021 adalah era krisis likuiditas, jangan sampai terlambat, seperti tahun 1998 bisa bikin krismon.

Amerika serikat dan eropa sekarang sudah bail out habis-habisan mereka cetak uang gila-gilaan seolah-olah seperti pemilik lahan gusuran tol.

Sekarang what next?

Apa yang terjadi setelah buble china? Amerika sudah tidak lagi menggunakan perang sebagai polisi dunia. The Next china adalah afrika.

The new Hongkong adalah Ethiopia. Kota adis Ababa dibuka besar besaran, Citibank, JP Morgan dll masuk afrika, didahului oleh Israel. Oleh karena itu, Pangkalan militer US di Afghanistan dicabut demi terbuka nya pasar Muslim afrika.

Pusat peradaban dunia sekarang di Dubai, Ethiopia, Sudan, Somalia. Dunia sudah digembungkan di afrika. Penduduk Africa ada semiliar akan melebihi India & china.

Artikel sebelumyaGubernur Wahidin Halim laporkan capaian Penanganan covid kepada Presiden Jokowi
Artikel berikutnyaMenlu Retno: RI Terus Suarakan Isu Keseteraan Vaksin Covid 19