BLBI: Kaharuddin ongko taipan orde baru diburu satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8 trilyun

67
BLBI: Kaharuddin ongko taipan orde baru diburu satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8 trilyun
BLBI ilestrasi cover buku
JAKARTA,banten.indeksnews.com – BLBI Kaharudin Ongko sempat membuat kinerja Bank Umum Nasional (BUN) bersinar pada era 1980-an. Namun, ia dan BUN tumbang diterjang krisis moneter dan penyelewengan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Kini, ia diketahui memiliki utang hingga Rp 8,2 triliun pada bank penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia tersebut, juga pada Bank Arya Panudarta.

1. Satgas BLBI menagih obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Rp 8Trilyun kenyataan nya tanah dan assets yang efektif dieksekusi hanya Rp 100 milyar. Bila terus begini, sampai tahun 2024 tidak bisa ketemu jalan.

2. Dengan diumumkan pemerintah secara media massa satgas BLBI  kesannya adalah pemerintah tidak pro pengusaha. Mereka itu default atau gagal bayar Karena bunga bank saat itu naik 70% per tahun.

Default artinya gagal bayar. Sama dengan kartu kredit anda macet. Citibank card saja tutup di Indonesia, karena banyak nya nasabah default. Apakah Citibank mengumumkan list penunggak? Kan tidak. Itu perkara perdata.

3. Keduanya Mahfud MD adalah ahli hukum tata negara bukan berarti ahli perdata, dengan Sri Mulyani ahli ekonomi makro, ekonomi pembangunan. Bukan ahli ekonomi perusahaan.

4. Apakah bedanya perkara perdata? Seperti bank menghadapi nasabah, yang dibicarakan adalah going forward, rencana kedepan. Bila sudah masuk NPL non performing loan, bad debt, default, ya dikubur.

Artikel sebelumyaPresiden Jokowi dan Ketua DPR RI Apresiasi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Banten
Artikel berikutnyaJOKOWI AKAN MEMIMPIN G20.