Utang PTPN III 43 Triliun,Merupakan Warisan Manajemen lama

60
Utang PTPN III 43 Triliun,Merupakan Warisan Manajemen lama
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Utang PTPN III sebesar Rp43 triliun Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan, PT Perkebunan Nusantara . Menurut Erick, utang tersebut adalah warisan manajemen lama dan menjadi beban manajemen saat ini.

Erick juga menduga ada praktik korupsi yang menyebabkan Utang PTPN III  sebesar itu. Utang ini berupa pinjaman PT Perkebunan Nusantara secara konsolidasi kepada bank dalam negeri dan asing.

Ada apa dengan utang?

Menteri Erick tidak usah kura kura dalam perahu. Dirut nya sudah masuk penjara tipikor dengan direktur komersial dan partner dagang nya pak Piko. Sudah masuk penjara 18 bulan. Mereka sudah membuat kartel besar gula, bawang putih, bawang Bombay, dll. Sejak kartel ini terkena OTT oleh KPK setahun lalu saat ini kartel gula mereda. Tapi persis virus, kumat lagi meledak di harga jagung. Selama sel induk virus  Utang PTPN III tidak diselesaikan. Mirip utang kanker stadium IV.

Klipping kasus gurita anggaran gula ini sudah ada sejak 2004 dikomando oleh tokoh kuat sampai tahun 2019 lengser.

Korban dari monopoli gula ini sudah bikin Buwas marah, sejak pak Dahlan iskan & Enggartiasto Lukito dulu. Sampai sekarang tidak berubah, gara gara ada utang Rp 43 trilyun. Cicilan kewajiban utang ini besar nya Rp 500 milyar per bulan. Dibayarkan dengan kontrak kontrak monopoli.

Dulu oleh bu Rini Soemarno seolah-olah ingin dibuat holding perkebunan nusantara apa boleh buat sampai sekarang tidak terlaksana. Gara gara uni eropa memblokade minyak sawit rencana holding perkebunan tidak jadi, malah terjerat utang.

Bagaimana caranya menguasai Republik Indonesia?

Anda pikir Masyarakat umum Indonesia itu terjerat oleh TKA tentara asing, atau kapal asing di natuna, atau oleh indomaret, sehingga saudagar nusantara terjepit?

Ya Enggalah

Jadi bayangkan saja seluruh hajat hidup rakyat Indonesia itu ada dimana? Di BUMN. Ada dua BUMN raja di Indonesia, selain BUMN kesehatan, rumah sakit pemerintah, BPJS, Dan rumah sakit daerah-daerah, yang kedua adalah PT Perkebunan Nusantara
perkebunan nusantara.

Bukan sulap bukan sihir, PT Perkebunan Nusantara perkebunan nusantara ini bukan department kehutanan tapi departenen pertanian. Seluruh komoditi beras, gula, bawang minyak sawit, karet, plywood, kopi, teh, seluruh produk yang zaman Harmoko disebut sembilan bahan pokok, itu dikuasai oleh PT Perkebunan Nusantara.

Sekarang PT Perkebunan Nusantara
perkebunan nusantara utang Rp 43 trilyun. Setiap bulan cicilan jatuh tempo Rp 500 milyar. Bagaimana caranya melepaskan diri?

Tiap bulan mereka KO mirip petani terjerat tengkulak. Persis nasabah pinjol pinjaman online. Mereka akhirnya ya bikin dua hal,

1. Kuota impor beras, gula, jagung, bawang, dll

2. Penetapan harga bulanan.

Keduanya diatur oleh PT Perkebunan Nusantara perkebunan nusantara, bersama himpunan tani, dan tengkulak. Sampai seratus tahun utang ini tidak akan pernah lunas.

Artikel sebelumyaJOKOWI AKAN MEMIMPIN G20.
Artikel berikutnyaSosialisasi Empat Pilar oleh MPR RI Bekerja sama dengan IGI kota Tangerang selatan.