4 Tahun Buron Paman Cabuli Keponakan Sendiri Ditangkap di Tangerang

4 Tahun Buron Paman Cabuli Keponakan Sendiri Ditangkap di Tangerang
Foto Ilustrasi
Kepolisian Resor Pemalang, Jawa Tengah menangkap seorang buronan berinisial S (47), Warga Desa Danasari, Pemalang itu diduga telah melakukan perbuatan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur. Ironisnya, korban adalah keponakannya sendiri.

Buron selama empat tahun akhirnya S dapat ditangkap polisi di Tangerang-Banten, Jumat (12/8/2022) lalu, setelah empat tahun buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Ferry Sihaloho di Media Center Wicaksana Laghawa Polres Pemalang mengatakan Korban dengan inisial W (13) masih memiliki hubungan keluarga dengan tersangka, korban adalah keponakan tersangka.

“Tersangka telah melakukan perbuatan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap korban secara berulang-ulang, peristiwa terakhir pada bulan Juni 2018 atau sekitar 4 tahun yang lalu,” kata Ferry, Sabtu (20/8/2022).

Menurut Ferry, saat dicabuli empat tahun silam, korban masih berumur 9 tahun. Aksi bejat tersangka dilakukan pada kurun waktu Januari 2018 hingga Juni 2018.

“Modusnya, tersangka merayu korban dengan imbalan memberi uang Rp 10 ribu, tersangka juga melakukan pengancaman pada diri korban agar mau melayani tersangka dan diancam agar tidak menceritakan pada orang tuanya,” ungkapnya.

Aksi cabul terakhir yang dilakukan tersangka pada Senin 4 Juni 2018. Karena merasa kesakitan dan tersiksa atas perlakuan tersangka selama beberapa bulan itu, lanjut Ferry, korban akhirnya melaporkan ke ibunya.

“Ibu korban kemudian melaporkan ke Polres, sebelumnya melakukan visum ke Puskesmas. Namun saat itu juga pelaku kabur,” terang Ferry.

Sementara itu tersangka S mengaku ia melakukan perbuatannya berkali-kali yakni di dalam rumahnya, di dapur, dan di kebun belakang rumah.

“Saya awalnya terangsang, terus saya lakukan itu di kebun dan rumah. Ya beberapa kali. Saya dilaporkan terus saya kabur,” kata S di kesempatan yang sama.

Selama kabur, pria yang sudah berkeluarga ini mengadu nasib ke Tangerang menjadi tukang bubur.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Artikel SebelumnyaPunya Masalah Dengan Keluarga, Pria Ini Nekat Terjun Ke Kali Jembatan Merah, Kota Tangerang
Artikel BerikutnyaData Pelanggan Indihome Bocor, Telkom: Akibat Sering Buka Situs Terlarang