Brand expert : Apakah itu kekuasaan?

Brand expert : Apakah itu kekuasaan?
brand expert
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Brand expert berpendapat Bagi beberapa orang kekuasaan dianggap hirarki. Katakan dalam tentara ada perwira, perwira menengah, dan perwira tinggi.

Semakin tinggi semakin sakti. Dalam perusahaan pun begitu semakin manajer, GM, direktur pun semakin sakti jelas Brand Expert. Namun setelahnya itu, ternyata hirarki tidak mampu bekerja.

Ada teman saya, penguasa pabrik obat iver***tin sudah hebat, ternyata Walaupun sudah di endorse lewat universitas pertahanan, lewat KSP tetap saja ditegur BPOM alhasil Stok nya dirazia. Emang enak nah satu contoh Brand Expert sedikit pesimis.

Kenapa sudah pakai Jendral tidak mempan?

Kekuasaan itu hirarki namun jangan lupa dalam negara ada hirarki mafia farmasi. Hirarki BUMN, hirarki Dephan, hirarki depkes. Bagi Menteri Terawan ya hirarki dia TNI.

Begitu masuk mafia tanah eh farmasi dia keok. Sampai sekarang KSAD pimpinan TNI pun tidak ingin masuk.

Kenapa?

Saat KSAD ditunjuk jadi Wakil kepada Menteri BUMN maksudnya adalah supaya tahu ada hirarki pengusaha, hirarki luar negeri, hirarki farmasi. Kenalan dulu.

Sehingga saat direktur pensiun tidak post power syndrome.

Beberapa Jendral akhirnya pulang ke desa. Contohnya Susno kabareskrim Ya karena mencegah post power syndrome.

Seseorang berkuasa karena ada para pemangku kuasa. Semakin banyak pemangku kuasa, ya dia berkuasa bener. Bila hanya ada satu pemangku kuasa namanya dia karyawan

Berapa pensiunan gagap soal ini. Sumber kekuasaan adalah adanya permintaan tolong. Seperti kata Juliari batubara : ” Ampunilah penderitaan kami dengan membebaskan saya dari segala dakwaan”.

Artinya pak Juliari kehilangan pemangku kuasa, entah pejabat partai entah siapa.

Bilamana dia tahu bermain surfing diantara hirarki-hirarki Dia bebas.

Artikulli paraprakPolisi Cokok Anak Cilandak Jakarta Selatan,Tanam Ganja Dirumah.
Artikulli tjetërBrand Expert Pembahasan Komisi XI DPR RI hingga saat ini masih terus alot.