Bupati Cianjur Deal, Keluarkan Surat Edaran Larangan Pesta Pernikahan

CIANJUR, Banten.indeksnews.com-Berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Bupati Cianjur H Herman Suherman, dengan jelas terlampir larangan pesta pernikahan di wilayah Kabupaten Cianjur untuk diselenggarakan secara meriah.

Informasi yang dihimpun, larangan pesta pernikahan mengikuti SE Bupati Cianjur nomor 003/3780/KESRA diterbitkan, menyusul kembali ditemukan kasus Covid-19 setelah pesta hajatan warga di Kecamatan Cibinong, kabupaten Cianjur. Dalam kejadian klaster tersebut, setidaknya 28 warga terpapar.

Guna mengantisipasi kasus terpapar Covid-19 di Cianjur, Bupati Cianjur langsung melakukan tindakan dengan SE Bupati. Dimana melarang masyarakat untuk melaksanakan segala bentuk kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan dan keramaian tanpa menerapkan prokes.

Dalam keterangan yang dikutip dari Cianjur Today, Bupati Cianjur H Herman Suherman, menekankan lima hal dalam tindakan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 (virus corona) di Kabupaten Cianjur, dengan diantara lain sebagai berikut :

– Pertama, untuk disampaikan kepada Kepala Desa/Kelurahan, warga masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh/pimpinan agama, pimpinan tempat ibadah, dan unsur masyarakat lainnya. Untuk sementara tidak diperkenankan menyelengarakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan atau keramaian sampai batas waktu yang belum ditentukan.

– Kedua, melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan di lingkungan sekitar dan tempat ibadah masing-masing.

– Ketiga, untuk acara keagamaan agar membatasi peserta sebanyak 50 persen dari kapasitas fasilitas yang tersedia.

– Keempat, untuk acara resepsi pernikahan akan ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan dan hanya boleh melaksanakan akad nikah yang dihadiri oleh pihak keluarga.

– Kelima, agar senantiasa melaksanakan dan menyosialisasikan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas) dan 3T (Tracing, Tracking, dan Testing).

“Dari kejadian kasus klaster hajatan di Kecamatan Cibinong, sedikitnya 28 orang yang terpapar Covid-19. Kasus itulah yang membuat Pemkab Cianjur mengeluarkan SE. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar hati-hati saat menggelar resepsi pernikahan,” jelas Herman Suherman, Kamis 10 Juni 2021.

Herman menghimbau sekaligus mengajak seluruh unsur masyarakat, untuk waspadai kerumunan wisata, segala bentuk pesta dan kegiatan rapat juga agar dibatasi dengan batas 50 persen.

“Dengan begitu status zona kuning bisa dipertahankan,” ujar Herman Suherman, Kamis 10 Juni 2021.

Herman mengaku, sebelumnya tidak begitu merasakan kekhwatiran terjadi kasus terpapar. Karena Cianjur Selatan social distancing dinilai cukup bagus, nyatanya klaster Cianjur Selatan cukup membahayakan dan perlu dilakukan pencegahan.

“Salahsatu faktor banyaknya jumlah yang melakukan mudik, sekitar 480 warga Cianjur yang terpapar,” tandas Herman.**

Artikulli paraprakLongsor Tutup Saluran Air, Sawah Milik Tiga Warga Tertimbun Bongkahan Tanah dan Lumpur
Artikulli tjetërPangkalan TNI AL Banten Sarankan Aset Negara dengan Menggagalkan Penyelundupan 7,8 Milyar Baby Lobster