Cagar Budaya Makam Keramat Ki Buyut Jenggot di Panunggangan Barat Digusur pengembang Perumahan

Cagar Budaya Makam Keramat Ki Buyut Jenggot di Panunggangan Barat Digusur pengembang Perumahan
Pihak pengembang perumahan PT Villa Permata Cibodas yang akan menggusur makam keramat Ki Buyut Jenggot alias Tubagus Rajasuta di Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten.

Makam keramat Buyut Jenggot yang berada di Kampung Sukasari RT 02 RW 08 Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang diduga peninggalan zaman kerajaan Islam. Hal itu merupakan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten

Dalam rangka menindaklanjuti aduan warga yang memprotes rencana penggusuran makam oleh pengembang PT Villa Permata Cibodas. DPRD Kota Tangerang meminta aparat Satpol PP untuk berjaga di Makam Buyut Jenggot tersebut.

DPRD Kota Tangerang sudah memanggil pihak pengembang, PT Villa Permata Cibodas yang akan menggusur makam keramat Ki Buyut Jenggot, Namun pada pemanggilan pertama tersebut, pihak pengembang mangkir tanpa alasan.

“Kemarin kita sudah melakukan pemanggilan pertama, tapi pihak pengembang tidak hadir,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto saat mengunjungi makam Ki Buyut Jenggot bersama jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Senin (8/8/2022).

Menurut Turidi, rencananya makam ini akan digusur pengembang. “Kita sidak untuk menindaklanjuti aspirasi kaitan dengan Makam Buyut Jenggot yang informasinya akan digusur,” ujarnya.

Turidi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait Makam Buyut Jenggot ini. Langkah awal, katanya, DPRD Kota Tangerang meminta aparat Satpol PP untuk berjaga di makam tersebut.

Tanggapan senada juga datang dari H Nurhadi ST dirinya sangat mengapresiasi harapan masyarakat dan mengajak untuk bersama mengawal proses ini hingga mendapatkan hasil yang maksimal seperti yang diharapkan dan bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kota Tangerang dengan memiliki salah satu cagar budaya yang menjadi tempat wisata religius kata Nurhadi.

Dinas Budaya dan Paiwisata (Disbudpar) Kota Tangerang juga sudah menyurati pengembang tersebut untuk turut melindungi makam itu. Menyusul isu pemindahan makam tersebut oleh pengembang.

Perwakilan Tim 9 Cagar Budaya Makam Ki Buyut Jenggot, Khairul Azmi Abbas menyambut baik hasil pantauan tim BPCB. Pihaknya pun memahami proses makam itu untuk dijadikan cagar budaya.

“Kita paham bahwa itu butuh observasi lebih lanjut karena nanti akan mengukur tingkat mineral batu, zamannya, tepatnya di tahun berapa dan lain sebagainya,” kata dia.

Menurut Azmi, kajian itu nantinya akan mengungkap fakta sejarah peradaban kerajaan Islam.

“Bisa dibuktikan secara akademisi, secara faktual melalui observasi. Tentu kita sangat mendukung sekali,” imbuhnya.

Kata dia, memang terdapat kontruksi zaman kerajaan yang sudah terkubur dan tergerus oleh pembangunan.

“Bukti-bukti yang paling jelas adalah keberadaan batu-batu yang ada di areal makam, baik batu akibat longsor atau abrasi, ternyata di dalamnya ada batu-batu tua, kemudian nisan,” pungkasnya.

Artikel SebelumnyaSepatu Futsal Kappa Untuk Aktifitas Olahraga
Artikel BerikutnyaPembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Akan Rampung Pada kuartal I-2024