Disdik Tangerang Beri Sanksi Untuk Siswa Yang Membawa Kendaraan Ke Sekolah

Disdik Tangerang Beri Sanksi Untuk Siswa Yang Membawa Kendaraan Ke Sekolah
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mengimbau kepada seluruh komite dan kepala sekolah agar tidak memberikan fasilitas parkir kendaraan bagi pelajar yang membawa kendaraan ke sekolah.

Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) ke setiap sekolah yang berada di Tangerang untuk mengimbau para muridnya tidak membawa kendaraan ke sekolah. Selain itu pihak sekolah juga disarankan tak menyediakan fasilitas lahan parkir kendaraan bagi pelajar.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Fahrudin mengatakan pihaknya akan terus memantau setiap sekolah yang ada di Tangerang.

“Ya, tentu dengan SE yang akan kita sebarkan ini bentuk dari ketegasan kita. Walaupun sifatnya imbauan kita juga akan terus melakukan evaluasi,” ungkapnya pada Senin (1/8/2022), sebagaimana diberitakann CNN Indonesia.

Fahrudin juga mengatakan sekolah atau dewan guru yang mengizinkan pelajar membawa kendaraan ke lingkungan sekolah akan dikenakan sanksi teguran tegas. Dia bilang hal itu sama saja seperti membiarkan pelajar melanggar lalu lintas.

“Kuncinya kalau sekolah masih ada menyediakan parkir bagi anak-anak, berarti itu sekolah masih mengizinkan dan nanti itu akan menjadi bahan evaluasi kita,” ucap Fahrudin.

“Yang jelas kalau sudah ada larangan siswa membawa kendaraan ke sekolah, itu tidak ada fasilitas lahan parkir yang disediakan di halaman sekolah,” tutur Fahrudin.

Batas minimal usia untuk kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah 17 tahun. Pelajar yang telah memenuhi kualifikasi itu pada umumnya telah duduk di kelas 2 atau 3 SMA.

Fahrudin menyoroti pelajar SMP yang membawa kendaraan ke sekolah. Menurutnya, anak di level itu belum sampai 17 tahun.

“Jadi kalau untuk anak SMP itu belum memperoleh surat izin mengemudi, karena umurnya hanya sampai 15 tahun. Jadi rata-rata mereka belum memiliki SIM,” kata dia.

“Kuncinya kalau sekolah masih ada menyediakan parkir bagi anak-anak, berarti itu sekolah masih mengizinkan dan nanti itu akan menjadi bahan evaluasi kita,” tandasnya.

Artikel SebelumnyaIndra Kenz Tersangka Kasus Investasi Bodong Segera Diadili di Pengadilan Negeri Tangerang
Artikel BerikutnyaProgram KUR BRI 2022 Untuk UMKM Dengan Bunga Rendah, Syarat Pinjaman Sangat Mudah