Febri Diansyah Mantan Jubir KPK: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia turun drastis dari 2019 ke 2020.

Febri Diansyah Mantan Jubir KPK: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia turun drastis dari 2019 ke 2020.
Febri Diansyah Mantan Jubir KPK FT pp twit
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Febri Diansyah dalam twitnya Minggu 4 April 2021 mengatakan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia. WJP adalah yang paling rendah, termasuk Rule of Law. Ada problem di instansi penegak hukum dan penegakan hukum.

Sambung Febri Diansyah misal pelanggaran yang sama tidak diproses karena pelaku punya posisi politik atau kekuatan bisnis.

“Selama publik melihat perlakuan berbeda dalam penegakan hukum pada masyarakat biasa vs pejabat/orang yang punya akses terhadap kekuasan, maka kepastian hukum dan keadilan akan selalu jadi persoalan.” jelas Febri Diansyah.

CPI INDONESIA 1
CPI INDONESIA

Kenapa ini diproses, tetapi itu tidak diproses, misalnya. Padahal masyarakat melihat pelanggaran yang sama.

Termasuk kenapa kasus Triliunan dihentikan, tapi kasus yang ratusan juta diteruskan, misalnya.

Mungkin benar ada alasan hukum, atau ada pembeda sebuah peristiwa dengan yang lain. Tapi karena kegagalan komunikasi publik, atau terkadang sikap jumawa, maka ketidakpercayaan terhadap hukum dapat meningkat.

Penegakan hukum sedang bermasalah. pemberantasan korupsi apalagi. Bahkan Indeks Demokrasi pun turun.

Kondisi Indonesia terkait Pemberantasan Korupsi, Hukum dan Demokrasi sedang tidak baik-baik saja.

Kesadaran palsu tidak akan membantu kita berupaya memperbaiki diri. Berpikir terbukalah..

Artikulli paraprakOrang Terkaya Indonesia Versi Majalah Forbes 2011, Di Tangkap KPK
Artikulli tjetërDi Rusia Ratu Kecantikan Tewas Tragis Dipenggal dan Diperkosa Pacarnya Diduga Tebakar Cemburu