Gempa Turki 39 Orang Tewas, 800 Orang Luka Luka

Team Penyelamat di Gempa Turki Ft Istimewa
Team Penyelamat di Gempa Turki Ft Istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com Gempa Turki magnitudo 7,0 mengguncang pantai Aegean dan utara pulau Yunani Samo, Jumat 30 Oktober 2020. Puluhan bangunan dikabarkan roboh di Izmir, kota terbesar ketiga di Turki.

Getaran gempa bumi tersebut terasa hingga Istanbul dan bagian timur Yunani serta ibu kota Athena. Gempa Turki setidaknya hingga saat ini tercatat 39 orang meninggal dunia dan lebih dari 800 orang luka-luka akibat bencana alam tersebut.

Gempa Turki ini juga sempat memicu tsunami kecil di distrik Seferihisar dan di pulau Yunani. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, bencana ini menyebabkan, setidaknya 37 orang tewas di Izmir. Di antara mereka ada seorang wanita lanjut usia yang tenggelam dalam tsunami.

Sedangkan 2 korban jiwa lainnya merupakan warga Yunani di Pulau Samos. Melansir dari Associated Press, Ahad 1 November 2020, hingga saat ini tim penyelamat masih melakukan pencairan korban yang mungkin masih berada di reruntuhan gedung.

Pada pencarian, tim penyelamat juga menemukan ibu dan anaknya yang masih terjebak dalam reruntuhan bangunan. Satu demi satu, ibu dan tiga anaknya dipindahkan dari reruntuhan saat penyelamat bertepuk tangan atau berpelukan.

“Saya baik-baik saja. Saya diselamatkan karena hanya satu kaki saya yang dijepit. Kaki itu sangat sakit,” kata ibu tersebut.

Menteri kesehatan sekaligus petugas penyelamat Ahmet Yavuz mengatakan kepada televisi HaberTurk bahwa salah satu anak telah meninggal setelah diselamatkan. Tim penyelamat pun masih berusaha menjangkau anak lainnya.

Lebih dari 5.500 penyelamat dari berbagai instansi dan kota bekerja sama untuk menjangkau para korban. Penyelamatan pun berlanjut di sembilan gedung yang runtuh.

Artikulli paraprakPolisi sebut dua orang tewas dalam kecelakaan di Tol Purbaleunyi
Artikulli tjetërJemaah Umrah Indonesia Hanya Berangkat 44% , Ada Pembatasan