Gubernur Jabar Sambut Persiapan Otonomi Baru Kabupaten Bogor Timur dan Indramayu Barat

BANDUNG,banten.indeksnews.com-Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyambut baik Persiapan Otonom Baru (CDPOB), yakni Kabupaten Bogor Timur dan Kabupaten Indramayu Barat. Hal tersebut, setelah diperkuat dalam menandatangani surat persetujuan bersama antara Pemda Provinsi Jabar dan DPRD Jabar.

Gubernur Jabar Kang Emil sapaan akrabnya, dalam penandatanganan yang berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar tentang CDPOB Kabupaten Bogor Timur dan Kabupaten Indramayu Barat, dan Persetujuan Rencana Kerja Sama Luar Negeri di Gedung DPRD Jabar, di Kota Bandung, Jumat 16 April lalu.

Kang Emil sebagai Gubernur Jabar menyatakan, kebijakan penataan daerah di Pemda Provinsi Jabar ditetapkan dan tertuang dalam misi tiga RPJMD 2018-2023.

“Tujuannya mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan melalui peningkatan konektivitas wilayah dan penataan daerah dengan tujuan untuk pemerataan pembangunan,” kata Gubernur Jabar Kang Emil.

Kang Emil membeberkan, dalam Pasal 33 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pembentukan daerah persiapan harus memenuhi persyaratan dasar dan persyaratan administratif. Persyaratan dasar terdiri dari persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan dasar kapasitas daerah.

“Jika kedua persyaratan tersebut telah dipenuhi, maka Pemprov Jabar dapat mengusulkan pembentukan daerah persiapan kepada pemerintah pusat, DPR RI dan DPD RI. Kita kawal perjuangan bersamaan di pusat, karena setelah ini surat kami akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri dan InsyaAllah lancar diajukan ke DPR dan DPD untuk disetujui. Jadi masih ada babak final, babak semifinalnya sudah selesai dari kami,” beber Kang Emil.

Kang Emil mengungkapkan, adapun Kabupaten Bogor Timur terdiri dari tujuh kecamatan, yakni antara lain Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Cileungsi, Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Cariu, dan Kecamatan Tanjung Sari.

“Nantinya kecamatan yang akan menjadi ibu kota adalah Kecamatan Jonggol,” kata Kang Emil.

Sementara Kabupaten Indramayu Barat, Kang Emil mengatakan, Indramayu Barat terdiri dari sepuluh kecamatan yakni Kecamatan Haurgeulis, Kecamatan Gantar, Kecamatan Kroya, Kecamatan Gabuswetan, Kecamatan Terisi, Kecamatan Kandang Haur, Kecamatan Bongas, Kecamatan Anjatan, Kecamatan Sukra, dan Kecamatan Patrol. Ibu kota berada di Kecamatan Kroya.‎

“Jabar memang membutuhkan pemekaran yang proporsional dan adil. Saya ucapkan selamat kepada masyarakat di Bogor Timur dan masyarakat di Indramayu Barat,” Kang Emil.

Kang Emil mengapresiasi dan mengucapkan syukur terima kasih kepada DPRD Jabar, perangkat daerah di lingkungan Pemda Provinsi Jabar, dan kabupaten induk yang telah mengawal pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat.

“Kepada para masyarakat pengusung pemekaran daerah yang telah bersinergi untuk melanjutkan dan mewujudkan penyiapan pengusulan pembentukan calon daerah,” tandas Kang Emil.**

Artikel SebelumnyaGubernur Jabar Larang Keras ASN Mudik, Polda Siapkan Skenario Penyekatan Arus
Artikel BerikutnyaDisperkim Jabar Mengintegrasikan Seluruh Perangkat Laksanakan Kinerja Sesuai Target dan Tepat