Gus Samsudin Guru Agama yang Dituding Lakukan Penipuan Melalui Praktek Perdukunan

Gus Samsudin
Viral di media sosial “perseteruan” antara Gus Samsudin dengan Pesulap Merah hingga berujung penutupan padepokan pengobatan milik Gus Samsudin.

Praktik penyembuhan dengan ilmu supranatural yang dilakukan oleh Gus Samsudin menghebohkan khalayak ramai. Pasalnya, praktik tersebut disebut hanyalah sebuah kebohongan.

Terlebih, kebohongan itu menjadi terbukti saat Pesulap Merah membongkar trik Gus Samsudin dalam mengelabui para pasiennya. Hinga akhirnya, warga di Kecamatan Kademangan berbondong-bondong mendatangi padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.

Suasana panas terjadi di depan padepokan milik Gus Samsudin, mereka meminta padepokan itu ditutup. Kini, publik pun dibuat penasaran siapakah sosok Gus Samsudin pemilik padepokan Nur Dzat Sejati tersebut.

Gus Samsudin sendiri merupakan sosok yang terkenal dengan ilmu Kulhugeni. Ilmu Khulgeni merupakan ilmu spiritual untuk melakukan berbagai hal di luar nalar manusia. Selain itu, ilmu ini juga bisa mengusir sarang hantu.

Gus Samsudin

Penampilan Gus Samsudin identik dengan sorban dan jenggot panjang.

Gus Samsudin adalah pria asal Blitar yang berprofesi sebagai guru agama dan juga praktisi ilmu spiritual. Dirinya memiliki Padepokan bernama Padepokan Nur Dzat Sejati yang berlokasi di Desa Rejowinangun, RT 02/04, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur.

Gus Samsudin yang memiliki rambut panjang ini kerap mengunggah video kegiatannya di akun YouTubenya Padepokan Nur Dzat Sejati.

Seperti proses mengeluarkan santet dari tubuh seseorang, mendatangi tempat angker hingga konsultasi ilmu kebatinan.

Sebelum menjadi ahli spiritual, Gus Samsudin dikenal sebagai pedagang rongsokan atau jual beli besi tua di Rejowinangun. Bisnis itupun berkembang pesat meski pernah bergesekan dengan warga sekitar karena bau yang ditimbulkan.

Dirinya juga bukan warga asli Rejowinangun, melainkan pendatang dari Lampung. Dirinya dulu pernah disebut sebagai santri gendeng. Hal itu karena ia sempat mendalami ilmu agama Islam di Pondok Condro Mowo Giri Mulyo, Jogo Rogo, Ngawi.

Tidak ada yang mengetahui latar belakang dari Samsudin, hingga akhirnya ia dipanggi Gus dan sudah memiliki ratusan pengikut.

Gus Samsudin

Awalnya ia membentuk kelompok sholawat Al Laduni dan memiliki sejumlah pengikut. Kelompok itu melakukan kegiatan olah kanuragan ilmu kebal bacok. Lalu dirinya merambah dunia pengobatan altenatif hingga membuatnya terkenal seperti sekarang.

Kemudian ia mendirikan Padepokan Nur Dzat Sejati di Rejowinangun di lahan seluas 2 hektare.

Samsudin memilik dua orang istri dan memiliki 4 orang anak, dari istri pertama, ia memiliki 3 orang anak. Sedangkan istri keduanya merupakan mantan penyanyi Liga Dangdut Indosiar, ia memiliki 1 orang anak.

Pasien yang berobat di tempatnya pun cukup memberikan mahar seikhlasnya. Namun pasien diminta untuk membeli barang pendukung yang harganya cukup lumayan.

Sejumlah warga pun mendatangi padepokan dan minta supaya padepokan itu ditutup. Akan tetapi Samsudin menolak untuk menutup permanen padepokannya.

Penutupan pengobatan Samsudin berdasar kesepakatan bersama antara warga, pihak desa dan pemilik padepokan dalam mediasi di Polsek Lodoyo, Minggu (31/7/2022).

Kades Rejowinangun, Bagas Wigasto mengatakan, hasil kesepakatan bersama padepokan milik Samsudin itu harus ditutup sementara hingga situasi lingkungan desa kondusif.

Setelah itu barulah diambil keputusan apakah penutupan dilakukan secara permanen atau tetap diizinkan buka.

Ternyata penutupan sementara pengobatan Samsudin ada hubungannya soal ribut-ribut dengan Pesulap Merah.

“Selesaikan dulu permasalahan padepokan dengan pesulap merah dan masalah lainnya,” katanya.

Terkait dengan hasil mediasi tersebut, Samsudin menolak jika padepokannya ditutup selamanya. Dia menegaskan, praktik pengobatan spiritualnya tidak melanggar aturan dan hukum.

“Praktik pengobatan spiritual yang dijalankan kami selama ini tidak menyalahi aturan dan melanggar hukum,” kata Gus Samsudin, Senin, (1/8/2022).

Dia juga menegaskan, memiliki surat izin praktik dan tempat pengobatan spiritual. “Jadi, kalau padepokan kami ini ditutup permanen dasarnya apa,” ucapnya.

Sebelumnya, ratusan warga menggelar demo menuntut penutupan padepokan pengobatan supranatural Samsudin. Massa nyaris terlibat bentrok dengaan para pengikut Samsudin.

Warga juga terlibat saling dorong dengan polisi yang berjaga-jaga di pintu masuk padepokan Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan.

Aksi warga tersebut untuk mendesak agar padepokan Gus Samsudin ditutup karena dianggap melakukan penipuan bermodus pengobatan.

Artikulli paraprakSindikat Mafia Tanah di Bogor Dibongkar Polisi, Warga Alami Kerugian Capai Rp 10 Miliar
Artikulli tjetërPetinju Daud Yordan Akui Mayat yang Ditemukan di Bogor adalah Bendahara KONI Kayong Utara