Iklan Judi Online Yang Berseliweran di Media Sosial Akan Disikat Habis Polisi

Iklan Judi Online Yang Berseliweran di Media Sosial Akan Disikat Habis Polisi
Foto Istimewa
Maraknya perjudian online dinilai sangat meresahkan masyarakat dan meningkatkan kriminalitas. Maraknya iklan judi online bisa di jerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pada Selasa 9 Agustus 2022, Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil membongkar operator situs judi Online terbesar di Medan, Sumatera Utara yang mengelola situs judi slot online LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.

Pengerebekan itu dilakukan oleh Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Lokasi kantor operator judi ini berada di kawasan perumahan Elit Cemara Asri Percut Sei Tuan, Medan Sumatera Utara dengan berkedok sebagai tempat kuliner dengan nama Warung WW.

Penggerebekan pun berlangsung pada Selasa 9 Agustus 2022 dini hari itu dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si perintahkan kepada seluruh Polda di Indonesia dan Kepala Bagian Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online atau yang dikenal sebagai dengan kode 303.

Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto memastikan, saat ini kepolisian tengah gencar memberantas judi Online. Sebab, kegiatan itu dinilai meresahkan masyarakat dan meningkatkan kriminalitas.

“Sudah banyak yang kita ungkap dan tangkap terkait kegiatan judi,” kata Kabareskrim beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri menegaskan selain penertiban judi slot, pihaknya akan menindak lanjuti maraknya iklan judi online dengan jerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Iklan judi online slot yang marak bersliweran di media sosial juga bakal kami sikat,” tegas Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, Kadiv Humas Mabes Polri membongkar Surat Telegram (ST) Kabareskrim Polri kepada jajaran Polda untuk menindak maraknya iklan judi slot.

Menurutnya, perintah itu digunakan untuk segera menindak para pelaku judi online yang sangat meresahkan masyarakat. Sudah ada ST dari Kabareskrim ke Polda dan jajarannya soal intruksi tersebut, kata dia.

Kadiv Humas Mabes Polri mengingatkan para pelaku judi online slot terkait rujukan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

UU ITE itu bisa menjerat para pelaku atau orang yang mendistribusikan muatan perjudian online. Pelaku bisa dipidana dengan hukuman paling lama enam tahun penjara dan/atau denda paling banyak sebesar Rp1 miliar, tegas Dedi Prasetyo.

Artikel SebelumnyaSeorang Pria di Tangerang Sekap dan Perkosa Gadis Berusia 12 Tahun
Artikel BerikutnyaPengacara Kamaruddin Simanjuntak Siapkan Rekaman Dahsyat Terkait Kematian Brigadir Yosua