Ingin Tidur Setelah Subuh, Pahami Dulu Anjuran Rasulullah SAW Dibawah Ini!

Tidur setelah Subuh
Rasulullah SAW mengajari kita supaya jangan tidur setelah subuh, kebiasaan Rasulullah SAW setelah subuh biasanya berzikir hingga tiba waktu syuruk.Bagi umatnya, dianjurkan pula seperti apa yang dilakukan Rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadisnya, Rasulullah SAW mendoakan keberkahan bagi umatnya yang bangun di waktu pagi. Sebaliknya, doa itu mengisyaratkan bagi mereka yang tidur lagi setelah Subuh, mereka akan kehilangan keberkahan yang disebutkan dalam doa Nabi.
Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya”, (HR. Abu Daud).

Keberkahan dalam ayat ini memiliki makna yang luas. Secara umum maknanya adalah bertambahnya kebaikan. Bentuknya bisa macam-macam, misalnya bisnisnya berhasil sehingga bisa banyak berinfak atau karirnya meningkat sehingga mudah bersedekah.

Dalam riwayat sahabat Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan Imam Thabrani, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِذا صَلَّيْتُمُ الفَجْرَ فَلَا تَنامُوا عَن طَلَبِ أرزاقكم

“Idza shalaytumul-fajra fala tanamuu ‘an thalabi arzuqakum,”.

Yang artinya: “Ketika kalian sudah selesai melakukan shalat subuh, janganlah (mementingkan) tidur setelah subuh yang menjadi penyebab hilangnya rezekimu,”.

Menurut Syekh al-Munawi dalam Faidhul Qadir, kebiasaan Rasulullah SAW usai subuh dimulai dengan mencari rezeki. Yakni di waktu-waktu yang diberkahi.

Setelah shalat Subuh, Rasulullah berzikir dan beristighfar kemudian setelah matahari terbit, barulah Rasulullah berjalan keluar mencari rezeki. Tak hanya itu, tak tidur usai shalat subuh juga dapat menghindari beragam penyakit.

Beraktivitas di saat fajar menyongsong dapat membantu melancarkan tekanan gula darah dan juga peredaran darah yang dipompa melalui jantung ke seluruh organ tubuh.

Sementara dinukilkan dari Kitab al-Fawakih ad-Dawani, Imam Malik pernah ditanya soal hukum tidur bakda shalat Shubuh. Ia berpendapat aktivitas ini tidak haram.

Namun, kembali menurut Syekh al-Munjid, sebagian ulama menghukumi makruh tidur tepat setelah menunaikan shalat shubuh. Ini karena, pada waktu itulah, Allah SWT membagikan rezeki bagi para hamba-Nya.

Aturan mengenai shalat subuh dan kaitannya dengen rezeki, bahwa tidur setelah subuh akan menghambat rezeki bahkan tak baik bagi kesehatan.

Artikulli paraprakKemendikbud dorong pelaksanaan Merdeka Belajar saat pandemi COVID-19
Artikulli tjetërMobil Listrik Hyundai Super Irit, Kisaran Harga Rp 600 jt