Jalan Provinsi Cicalobak-Nyalindung Rawan Amblas dan Berlobang, Pengguna Jalan Galau

SUKABUMI,banten.indeksnews.com-Sepanjang jalan milik provinsi di ruas Jalan Cicalobak-Cijangkar-Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rawan amblas dan berlobang.

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan berupa amblas dan berlobang menganga cukup menghawatirkan pengguna jalan kendaraan motor maupun mobil yang melintas dari arah Terminal Jubleg Baros menuju Nyalindung-Sagaranten. Kerusakan paling parah terdapat di Jalan Cicalobak-Cisayar.

“Saya tidak dapat menikmati perjalanan saat melakukan perjalanan menuju pajampangan-Sagaranten (Cicalobak-Cisayar-Nyalindung). Karena kondisi jalan selain berlobang juga rawan amblas, akibatnya kami membawa kendaraan sedikit lembat memilih-milih jalan yang tidak berlobang,” kata Icuy (35) warga Cisayar, Kecamatan Nyalindung, Selasa 6 Juli 2021.

Jalan
Foto Dokumentasi: Jalan Provinsi Cicalobak-Nyalindung Rawan Amblas.

Hal senada dikeluhkan Dadang (55) warga Bungamelur, Nyalindung, mengakui selama menempuh perjalanan dia harus ekstra hati-hati karena di sepanjang jalan Cicicalobak terdapat banyak jebakan jalan berlobang yang dapat memicu kecelakaan.

“Ya, saya sering melihat kendaraan motor terjerembab ke dalam jalan yang berlobang di tikungan tajam Cicalobak. Selain itu juga minimnya rambu dan PJU, untuk mrnghindari terjadinya kecelakaan otomotis harus ekstra hati-hati,” kata Dadang.

Jalan
Foto Dokumentasi.

Icuy dan Dadang sebagai pengguna jalan cuma bisa berharap, pemerintah provinsi dapat segera memperbaiki jalan yang berpotensi amblas dan berlobang. Ia merasakan, perjalanan dari rumahnya menjadi lebih lama karena kendaraan tidak dapat melaju dengan kecepatan sedang.

“Ketika berada di atas sepeda motor, saya harus sering mengurangi laju kendaraan untuk menurunkan gigi ketika akan melewati titik rawan jalan amblas dan berlobang. Apalagi ketika hujan deras turun, kerusakan jalan sangat menyedihkan. Untuk itu, ruas badan jalan ambles harus segera memperoleh penanganan khusus pihak pemerintah,” harap dia.**

Artikel SebelumnyaH. Maman Suparman Tutup Usia, Rakyat Sukabumi Kehilangan Tokoh Petani Nasional dan Pendiri RAI Heri Gunawan
Artikel BerikutnyaPPKM Darurat di Kabupaten Cianjur, Bupati Akui Mendapat Penilaian Terbaik